Minggu, Agustus 16, 2026

Viral Tumpukan Sampah di Kramat Jati, Perumda Pasar Jaya Minta Maaf dan Percepat Pengangkutan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Perumda Pasar Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati viral di media sosial.

Perusahaan daerah itu pun bergerak cepat mempercepat proses pengangkutan guna mengatasi persoalan tersebut.

Manajer Humas Perumda Pasar Jaya Topik Hidayatulloh mengatakan, pihaknya kini mengintensifkan penanganan sampah dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Langkah ini dilakukan agar aktivitas pasar tetap berjalan lancar dan kenyamanan pedagang serta pengunjung terjaga.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini kami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,” ujar Topik di Jakarta, Sabtu (28/3).

Baca Juga :  Usai Sepekan Penanganan Sampah di Pasar Kramat Jati, Begini Kondisi Terkini

Sebelumnya, kondisi penumpukan sampah di kawasan Pasar Induk Kramat Jati menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial.

Volume sampah diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan kurang lebih 410 truk tronton.

Topik menjelaskan, penumpukan tersebut dipicu kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan yang terjadi sejak 9 Maret 2026.

Akibatnya, distribusi dan pengangkutan sampah sempat terhambat.

Sebagai langkah percepatan, Perumda Pasar Jaya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga :  Jelang Musim Hujan, Jaksel Siagakan Posko hingga Pompa Penyedot di Lokasi Rawan Banjir

Dalam dua hari terakhir, progres pengangkutan menunjukkan peningkatan signifikan dengan dikerahkannya 33 truk tronton, terdiri dari 20 armada pada hari sebelumnya dan 13 armada pada hari ini.

Pembersihan intensif, lanjut Topik, akan terus dilakukan hingga kondisi pasar kembali normal.

Selain itu, di lapangan juga dilakukan penertiban dan penyaringan (screening) untuk memastikan alur pembuangan sampah tetap terkendali dan mencegah penumpukan berulang.

Untuk memperkuat sistem pengelolaan, Perumda Pasar Jaya juga menyiapkan langkah berkelanjutan.

Baca Juga :  Heboh Pengakuan Mahasiswa UBK Terima Uang Usai Bertemu Gibran, Kampus Turun Tangan

Dalam jangka pendek, pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik per unit tengah diproses dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026.

Sementara dalam jangka panjang, Pasar Jaya akan mengembangkan teknologi pengolahan sampah, seperti thermal hydrolysis dan sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero), sebagai solusi untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya.

“Langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...

Maling Congkel Jendela Rumah Warga Gandaria Utara, Laptop-HP hingga Uang Digondol

Aliansi.co,Jakarta- Rumah warga di Jalan Karya Utama RT 012/RW 06, Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi sasaran aksi pencurian. Pelaku menggondol laptop, telepon...