Sabtu, Oktober 3, 2026

Viral Tumpukan Sampah di Kramat Jati, Perumda Pasar Jaya Minta Maaf dan Percepat Pengangkutan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Perumda Pasar Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati viral di media sosial.

Perusahaan daerah itu pun bergerak cepat mempercepat proses pengangkutan guna mengatasi persoalan tersebut.

Manajer Humas Perumda Pasar Jaya Topik Hidayatulloh mengatakan, pihaknya kini mengintensifkan penanganan sampah dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Langkah ini dilakukan agar aktivitas pasar tetap berjalan lancar dan kenyamanan pedagang serta pengunjung terjaga.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini kami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,” ujar Topik di Jakarta, Sabtu (28/3).

Baca Juga :  Wali Kota Jakarta Selatan Anwar Dilantik Lagi, Sebagai Apa?

Sebelumnya, kondisi penumpukan sampah di kawasan Pasar Induk Kramat Jati menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial.

Volume sampah diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan kurang lebih 410 truk tronton.

Topik menjelaskan, penumpukan tersebut dipicu kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan yang terjadi sejak 9 Maret 2026.

Akibatnya, distribusi dan pengangkutan sampah sempat terhambat.

Sebagai langkah percepatan, Perumda Pasar Jaya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga :  Usai Sepekan Penanganan Sampah di Pasar Kramat Jati, Begini Kondisi Terkini

Dalam dua hari terakhir, progres pengangkutan menunjukkan peningkatan signifikan dengan dikerahkannya 33 truk tronton, terdiri dari 20 armada pada hari sebelumnya dan 13 armada pada hari ini.

Pembersihan intensif, lanjut Topik, akan terus dilakukan hingga kondisi pasar kembali normal.

Selain itu, di lapangan juga dilakukan penertiban dan penyaringan (screening) untuk memastikan alur pembuangan sampah tetap terkendali dan mencegah penumpukan berulang.

Untuk memperkuat sistem pengelolaan, Perumda Pasar Jaya juga menyiapkan langkah berkelanjutan.

Baca Juga :  Kenang Semangat Rapat Raksasa Ikada, Pemkot Jaksel Ajak ASN Perkuat Pengabdian

Dalam jangka pendek, pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik per unit tengah diproses dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026.

Sementara dalam jangka panjang, Pasar Jaya akan mengembangkan teknologi pengolahan sampah, seperti thermal hydrolysis dan sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero), sebagai solusi untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya.

“Langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...