Sabtu, Juli 4, 2026

Waspada Penipuan Modus Catut Nama Pejabat, Perdaya Korban Pakai Teknologi AI Deepfake

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Penipuan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi makan korban.

Kasus penipuan menggunakan teknologi AI Deepfake diungkap oleh tim Siber Bareskrim Polri.

Dengan teknologi tersebut, pelaku mencatut nama pejabat negara untuk memperdayai korbannya.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji menjelaskan pelaku penipuan yang menggunakan teknologi AI Deepfake modus mencatut nama pejabat negara sudah ditangkap.

Baca Juga :  Polda Metro Gagalkan Peredaran 35 Kg Sabu Asal China, Berawal dari Penghuni Kos di Pondok Aren

“Pengungkapan kasus Deepfake ini berhasil kami ungkap dengan cepat, di mana pelaku saat ini sudah kami amankan,” ujar Himawan dalam keterangannya, pada Kamis (23/1/2025).

Himawan menambahkan, pelaku ditangkap di wilayah Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Namun, Himawan belum mau mengungkap identitas pelaku maupun kronologis pengungkapan kasus hingga penangkapan.

Hanya saja, dia menekankan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) yang seharusnya memberikan manfaat positif, kini justru disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk melakukan kejahatan.

Baca Juga :  Tak Hanya Menteri, Penipu Pakai Al Deepfake Ternyata Catut Nama Presiden dan Wapres

“AI dipergunakan secara negatif oleh pihak yang memanfaatkan kecanggihan dari teknologi tersebut,” tegasnya.

Saat ini, kata dia, kepolisian tengah mempersiapkan rilis resmi terkait pengungkapan kasus ini.

“Nanti akan kami rilis secepatnya, mohon waktu,” tambahnya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi penyalahgunaan teknologi, termasuk teknologi AI Deepfake yang dapat digunakan untuk tindakan kriminal seperti penipuan.

Baca Juga :  Bunuh dan Mutilasi Bosnya, Husen Simpan Dendam Sejak Kecil Dipukuli Sang Ayah
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...