Jumat, April 3, 2026

Waspada Provokasi Demo di Media Sosial, Ini Imbauan Polri

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan demonstrasi yang beredar melalui media sosial dan pesan berantai WhatsApp, terutama yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyikapi maraknya pesan ajakan yang bersifat provokatif dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga :  Dari Australia, Jokowi Lanjut Kunker dan Pertemuan Bilateral ke Papua Nugini

“Kami mengimbau masyarakat agar menyikapi setiap informasi dengan jernih. Saluran utama yang bisa dijadikan rujukan adalah media massa, wartawan, dan jurnalis yang menyampaikan informasi secara faktual,” ujar Trunoyudo dalam konferensi pers di Divhumas Polri, Senin (1/9/2025).

Menurut Trunoyudo, media sosial kerap menjadi wadah penyebaran informasi yang belum tentu terverifikasi kebenarannya.

Baca Juga :  Polri Minta Warga Lapor Bila Tinggalkan Rumah Selama Libur Nataru, Untuk Apa?

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sikap kritis dari masyarakat dalam menerima dan menyebarluaskan informasi.

“Setiap informasi perlu disaring dengan baik dan diperiksa sumbernya. Mari jadikan media massa sebagai saluran utama penyampai informasi yang benar dan kredibel,” tegasnya.

Polri juga mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan membagikan ulang pesan-pesan provokatif, karena dapat memicu keresahan publik dan mengganggu ketertiban umum.

Baca Juga :  Kucurkan Rp 800 Miliar Perbaiki Jalan Rusak, Jokowi Minta Kepala Daerah di Lampung Ikut Bertanggung Jawab

“Media massa memegang peran strategis dalam menjernihkan isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...