Selasa, Agustus 18, 2026

Wali Kota Jaksel Instruksikan Jajarannya Siaga di Lokasi Rawan Bencana

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Seluruh petugas penanganan bencana mulai dari tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan, diinstruksikan harus sudah berada atau bersiaga di lokasi rawan banjir ketika prakiraan dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika) menginformasikan akan ada turun hujan.

Instruksi tersebut disampaikan Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2024).

“Kita semua sudah mengetahui lokasi atau titik-titik rawan bencana di wilayah masing-masing. Jadi ketika ada prakiraan dari BMKG akan turun hujan, kita sudah bisa antisipasi di lapangan,” kata Munjirin kepada ratusan petugas bencana yang hadir dalam apel.

Baca Juga :  DPRD Kaget Muncul Anggaran Rp 6,3 Miliar untuk Pengadaan Motor Listrik Dishub DKI

“Sehingga dampak dari bencana yang akan timbul bisa dikurangi secara maksimal dan penanggulangannya dilakukan lebih cepat,” sambungnya.

Dalam apel yang dihadiri sebanyak 652 personil gabungan tersebut, Munjirin mengatakan, permasalahan yang timbul akibat hujan baik genangan, pohon tumbang dan lainnya harus dilakukan secara kolaboratif, terpadu.

Ia juga meminta seluruh jajarannya agar terlibat aktif dan melakukan koordinasi dengan baik dalam menyiapkan sarana dan prasarananya.

Baca Juga :  Jakarta Selatan Sabet Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi DKI 2023

“Saya minta camat dan lurah mengaktifkan posko penanggulangan bencana di tingkat kecamatan dan kelurahan dengan melaksanakan piket terpadu melibatkan unsur tiga pilar, ASN, PJLP, maupun stakeholder lainnya,” pintanya.

“Pemasalahan di wilayah harus berjalan cepat dan sistematis dan jangan menunggu komando. Kalau kita bisa tangani secara langsung laksanakan dengan cepat untuk kepentingan masyarakat,” sambungnya.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Tetapkan Jalan Sisingamangaraja jadi Percontohan KTL

Munjirin juga memerintahkan secara khusus kepada lurah dan camat agar berkoordinasi dengan Suku Dinas Bina Marga dalam memantau dan mengamankan operasional pompa air yang ada di underpass.

“Cek kondisi pompanya, cek kabel-kabelnya jangan sampai ada yang putus. Pastikan pompa bisa beroperasi saat hujan turun,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, setelah apel dilaksanakan, Munjirin meninjau kesiapsiagaan sarana dan prasarana dalam menghadapi bencana oleh beberapa Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...