Kamis, Mei 21, 2026

Pembantu Sri Mulyani Jadi Tersangka Korupsi Jiwasraya Rp 16 Triliun, Sosoknya Tak Asing di Kemenkeu

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan satu tersangka terkait kasus korupsi Jiwasraya sebesar Rp16 triliun.

Tersangka baru yang ditetapkan adalah pembantu Menkeu Sri Mulyani bernama Isa Rachmatarwata alias IR.

IR yang saat ini menjabat Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, diduga terlibat dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) selama periode 2008-2018.

Direktur Penyidikan Jampidsus Abdul Qohar mengatakan, penetapan Isa sebagai tersangka bukan terkait kapasitasnya sebagai Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan.

Namun, saat Isa menjabat Kepala Biro Perasuransian di Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) pada periode 2006-2012.

Baca Juga :  Jadi Saksi Kasus Korupsi Minyak Mentah, Ahok Tantang Jaksa Tangkapi Banyak Orang

“Yang bersangkutan saat itu menjabat sebagai Kabiro Asuransi pada Bapepam LK 2006-2012,” kata Abdul Qohar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/2/2025).

“Perbuatan sebagaimana tersebut di atas berdasarkan laporan hasil pemeriksaan investigasi, penghitungan kerugian negara periode 2008 sampai dengan 2018 sebesar Rp 16,8 triliun,” sambungnya.

Di balik kasus korupsi Jiawasraya, sosok Isa Rachmatarwata sudah tak asing di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Mengutip situs resmi Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata lahir di Jombang, 30 Desember 1966.

Isa Rachmatawarta bukan birokrat baru di Kementerian Keuangan.

Ia masuk Kementerian Keuangan usai setahun meraih gelar Sarjana Matematika dari ITB Bandung.

Karirnya di Kementerian Keuangan sebagai pegawai di bidang pengawasan pensiun di Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan pada tahun 1991.

Baca Juga :  Surat Telegram Kapolri, 55 Pati Polri Dirotasi dan 6 Kapolda Diganti

Kemudian, ia mendapat beasiswa dari Departemen Keuangan untuk melanjutkan studi Pascasarjana di University of Waterloo Kanada dan meraih gelar Master of Mathematics (Ilmu Aktuaria) pada tahun 1994.

Pada tahun 2004, Isa kemudian ditunjuk sebagai ketua tim pelaksana Program Penjaminan Pemerintah hingga tahun 2005.

Pada tahun 2006, ia diangkat sebagai Kepala Biro Perasuransian pada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM LK).

Setelah badan tersebut bergabung menjadi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada tahun 2013 Isa diperbantukan di Badan Kebijakan Fiskal (BKF).

Baca Juga :  Korlantas Ungkap Target Operasi Keselamatan Lalu Lintas, Digelar Mulai Hari Ini

Selama di BKF membuat Isa semakin cemerlang.

Pada November 2013,  Isa dilantik sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal.

Pada 3 Juli 2017, ia dipercaya menjadi Direktur Jenderal Kekayaan Negara yang bertugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang barang milik negara, kekayaan negara dipisahkan, penilaian, piutang negara dan lelang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kemudian pada 12 Maret 2021, Isa dilantik menjadi Direktur Jenderal Anggaran yang membidangi pengelolaan keuangan negara.

Peran dan tugasnya adalah membantu Menkeu Sri Mulyani dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan penganggaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...