Minggu, Oktober 18, 2026

Pembantu Sri Mulyani Jadi Tersangka Korupsi Jiwasraya Rp 16 Triliun, Sosoknya Tak Asing di Kemenkeu

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan satu tersangka terkait kasus korupsi Jiwasraya sebesar Rp16 triliun.

Tersangka baru yang ditetapkan adalah pembantu Menkeu Sri Mulyani bernama Isa Rachmatarwata alias IR.

IR yang saat ini menjabat Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, diduga terlibat dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) selama periode 2008-2018.

Direktur Penyidikan Jampidsus Abdul Qohar mengatakan, penetapan Isa sebagai tersangka bukan terkait kapasitasnya sebagai Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan.

Namun, saat Isa menjabat Kepala Biro Perasuransian di Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) pada periode 2006-2012.

Baca Juga :  Panji Gumilang Resmi Ditahan sebagai Tersangka Penistaan Agama

“Yang bersangkutan saat itu menjabat sebagai Kabiro Asuransi pada Bapepam LK 2006-2012,” kata Abdul Qohar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/2/2025).

“Perbuatan sebagaimana tersebut di atas berdasarkan laporan hasil pemeriksaan investigasi, penghitungan kerugian negara periode 2008 sampai dengan 2018 sebesar Rp 16,8 triliun,” sambungnya.

Di balik kasus korupsi Jiawasraya, sosok Isa Rachmatarwata sudah tak asing di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Mengutip situs resmi Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata lahir di Jombang, 30 Desember 1966.

Isa Rachmatawarta bukan birokrat baru di Kementerian Keuangan.

Ia masuk Kementerian Keuangan usai setahun meraih gelar Sarjana Matematika dari ITB Bandung.

Karirnya di Kementerian Keuangan sebagai pegawai di bidang pengawasan pensiun di Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan pada tahun 1991.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Jumlah Total Penculik Kepala Cabang BRI Cempaka Putih

Kemudian, ia mendapat beasiswa dari Departemen Keuangan untuk melanjutkan studi Pascasarjana di University of Waterloo Kanada dan meraih gelar Master of Mathematics (Ilmu Aktuaria) pada tahun 1994.

Pada tahun 2004, Isa kemudian ditunjuk sebagai ketua tim pelaksana Program Penjaminan Pemerintah hingga tahun 2005.

Pada tahun 2006, ia diangkat sebagai Kepala Biro Perasuransian pada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM LK).

Setelah badan tersebut bergabung menjadi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada tahun 2013 Isa diperbantukan di Badan Kebijakan Fiskal (BKF).

Baca Juga :  Sebar Ujaran Kebencian di TikTok, Bareskrim Tangkap Pemilik Akun 'Presiden Ono Niha'

Selama di BKF membuat Isa semakin cemerlang.

Pada November 2013,  Isa dilantik sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal.

Pada 3 Juli 2017, ia dipercaya menjadi Direktur Jenderal Kekayaan Negara yang bertugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang barang milik negara, kekayaan negara dipisahkan, penilaian, piutang negara dan lelang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kemudian pada 12 Maret 2021, Isa dilantik menjadi Direktur Jenderal Anggaran yang membidangi pengelolaan keuangan negara.

Peran dan tugasnya adalah membantu Menkeu Sri Mulyani dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan penganggaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...