Sabtu, Oktober 3, 2026

Prabowo Bangga Lihat Kapolri Berhasil Dongkrak Produksi Pangan Nasional

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga melihat kerja keras Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berhasil mendongkrak produksi pangan nasional.

“Hari ini bisa dikatakan tuan rumahnya adalah Kapolri dengan jajarannya, dan hari ini saya merasa besar hati, merasa bahagia karena beberapa saat lalu kita sudah melihat bukti keberhasilan kita di bidang produksi pangan, yaitu terutama komoditas beras,” ujar Prabowo saat panen raya jagung di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Kamis (5/6/2025).

Baca Juga :  Bertemu Presiden Putin, Prabowo Kenang Bantuan Rusia saat Indonesia Miskin

Prabowo juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang telah mendorong peningkatan produksi pangan nasional.

Prabowo secara khusus memberikan penghargaan kepada seluruh jajaran kepolisian atas peran aktif dalam mendorong pembangunan pertanian nasional, termasuk pendampingan petani dan pembangunan infrastruktur pertanian.

Ia mengingatkan pentingnya objektivitas dalam bekerja, yaitu tidak sekadar bekerja keras, tetapi juga mengukur dan menghargai capaian yang telah diraih.

Menurutnya, semangat kerja yang disertai rasa syukur dan rendah hati adalah fondasi kebangkitan bangsa.

Baca Juga :  Prabowo Gerah Lihat Premanisme Berkedok Ormas, Ternyata Sudah Koordinasi dengan Kapolri

Prabowo juga menegaskan bahwa swasembada pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab nasional, melainkan juga daerah.

Ia menyebut, setiap provinsi bahkan setiap pulau harus mampu mandiri dalam hal produksi pangan.

“Bukan Indonesia yang harus swasembada, setiap provinsi harus swasembada pangan. Setiap pulau harus bisa berdiri sendiri. Ini kunci kemerdekaan kita karena kita negara yang tidak lazim, kita negara yang termasuk unik, tidak banyak negara yang seperti kita yaitu negara kepulauan. Mungkin kita adalah negara kepulauan yang terbesar di dunia ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Rest Area Darurat Mudik, Keluar-Masuk Jalan Tol Tidak Bayar Lagi

Prabowo pun menyampaikan optimismenya bahwa dalam waktu dekat Indonesia akan mencapai swasembada jagung, seiring dengan laporan peningkatan produksi yang signifikan pada kuartal pertama 2025.

“Saya diberi jaminan oleh dua tokoh Indonesia yang hebat, Menteri Pertanian dan Kapolri, menjamin tahun 2026 Indonesia tidak impor lagi jagung,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...