Rabu, September 16, 2026

Cerita Pilu Bocah Perempuan yang Ditemukan di Pasar Kebayoran Lama: Ayah Orang Jahat, Aku Dibakar

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Seorang anak perempuan berinisial MK ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di kawasan Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (11/6/2025) pagi.

Bocah berusia 7 tahun itu diduga sengaja dibuang oleh orangtuanya.

Sebelum dibuang, anak malang itu mengaku kerap mengalami penyiksaan dari  orangtuanya.

Dalam video rekaman yang dikirimkan Satpol PP, tubuh MK tampak penuh luka.

Bocah perempuan yang tubuhnya kurus kering itu terpaksa harus digendong petugas Satpol PP saat dibawa ke Puskesmas karena kondisinya lemah tak berdaya.

Baca Juga :  Buntut Pembubaran Aksi Damai, Kepala Satpol PP Jakarta Dinilai Tak Cukup Minta Maaf

Saat tiba di Puskemsas, ia mengeluh lapar ke petugas Satpol PP yang membawanya.

Saat ditawarkan pilihan makanan oleh petugas, ia meminta bubur ayam agar gampang dikunyahnya.

Ia mengaku tak dapat lagi menguyah nasi lantaran beberapa giginya telah rontok akibat dihantam hingga disiksa oleh ayahnya.

“Aku disiksa sama ayah,” kata MK.

Kepada petugas, MK juga menceritakan kalau luka dan cacat yang terdapat pada wajahnya akibat dibakar oleh ayahnya sendiri.

Baca Juga :  Resmi Dibuka Wali Kota Jaksel, Lomba MTQ ke-30 Diikuti 287 Peserta

“Ayah orang jahat, aku dibakar ayah. Aku dibuang gara-gara ada luka ini,” kata MK sambil menunjuk wajahnya.

Kepala Satpol PP Kebayoran Lama Dian Citra mengatakan, anak perempuan yang ditemukan anggota Satpol PP diduga disiksa sebelum dibuang orangtuanya.

“Satpol PP menemukan anak di sekitar area PD Pasar Kebayoran Lama dengan kondisi memprihatinkan, keadaan habis disiksa,” kata Dian Citra kepada wartawan, Rabu (11/6/2025).

Baca Juga :  Antisipasi Ajakan Provokasi, Polisi Awasi Live di Medsos saat Berlangsung Demo Buruh

Personil Satpol PP Kebayoran Lama langsung membawa anak perempuan berinisial MK itu ke Puskesmas Cipulir untuk mendapatkan perawatan medis.

Dirinya juga langsung berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menindaklanjuti kasus dugaan penelantaran anak itu.

Dia berharap pelaku yang membuang anak segera ditemukan dan bertanggungjawab atas perbuatannya.

“Agar pelaku ketemu dan pihak yang berwenang segera bertindak cepat,” tandas Dian.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...

Karaoke di PIK Jakarta, Mahasiswi Asal Banten Tewas Overdosis Diduga Narkoba

Aliansi.co,Jakarta- Seorang mahasiswi berinisial S asal Serang, Banten, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/9/2026). Korban diduga...

Modus Live Pornografi Berbayar Terbongkar: Penonton Digiring dari TikTok ke Tevi

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik live streaming berbayar bermuatan pornografi yang memanfaatkan TikTok dan aplikasi Tevi. Dalam praktiknya, penonton lebih...

Kabareskrim Tangguhkan Penanganan Perkara Pidana Terkait Konflik Agraria, Ada Apa?

Aliansi.co,Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menangguhkan sementara penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan erat dengan konflik agraria struktural. Kebijakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut...