Selasa, September 1, 2026

Masalah Banjir Tak Terselesaikan, DPRD Minta Gubernur Pramono Evaluasi Kinerja Bawahannya

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Anggota Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, mengkritik kinerja bawahan Gubernur DKI Jakarta yang tak maksimal dalam penanganan banjir.

Ia menilai persoalan banjir di ibu kota merupakan masalah klasik yang tidak kunjung diselesaikan secara serius dan terstruktur.

“Banjir ini bukan hal baru, sudah terjadi sejak zaman kolonial. Tapi sampai hari ini, satu pun aliran sungai belum tuntas penanganannya,” ujar Pantas dalam keterangannya di laman resmi DPRD DKI Jakarta, dikutip Jumat (11/7/2025).

Menurut Pantas, kompleksitas persoalan banjir saat ini semakin meningkat akibat perubahan lingkungan, alih fungsi lahan yang tidak terkendali, serta penataan kota yang dinilainya dilakukan secara serampangan.

Baca Juga :  Tuduh Jaksa Bersekongkol dengan Pejabat Bea Cukai, Oknum Wartawan Merangkap LSM Ditangkap 

Ia menyampaikan perlu ada rencana jangka panjang yang konsisten dan dijadikan pedoman oleh setiap pemimpin daerah.

“Sayangnya, banyak program pengendalian banjir yang tidak dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya. Selalu buat program baru, tapi hasilnya tidak terlihat,” ujarnya.

Pantas secara khusus meminta kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, agar berani mengambil langkah konkret dan menunjukkan komitmen serius.

Ia menegaskan bahwa permasalahan banjir tidak akan selesai tanpa tata kelola yang baik dan kepemimpinan yang konsisten.

Baca Juga :  Pemerintah Kucurkan Rp268 Miliar untuk Penanganan Bencana, Mendagri Tito: Semua Sudah Diterima Daerah

“Sudah dua pemimpin berganti, tapi banjir tetap saja menjadi masalah utama warga Jakarta,” tambahnya.

Ia juga menekankan perlunya evaluasi terhadap pejabat terkait yang kinerjanya belum maksimal, terutama dalam pembangunan infrastruktur pengendali banjir seperti sodetan, normalisasi sungai, dan pengelolaan waduk.

“Jika kita serius, semua itu bisa dilakukan. Tapi kalau pejabatnya tidak mau bekerja maksimal, ya tentu rakyat terus jadi korban,” pungkasnya.

Selain itu, Pantas juga mengusulkan optimalisasi fungsi sodetan Sungai Ciliwung dan Bendungan Sukamahi agar maksimal dalam mengendalikan debit air dari hulu.

Baca Juga :  Ratusan Advokat Muda Ramaikan Fun Run Peradi YLC Pusat

Ia mendorong Pemprov DKI Jakarta mempercepat normalisasi 13 Sungai besar di DKI Jakarta.

Terutama pelebaran, pengerukan, dan penguatan tanggul Sungai Ciliwung, Pesanggrahan dan Angke secara menyeluruh.

Di samping itu, merelokasi warga bantaran sungai secara layak dan menambah embung, waduk, dan danau buatan.

“Ada 13 aliran sungai, satu sungai pun tidak pernah terselesaikan secara tuntas. Kira-kira ini hanya semacam pesan, siapa tahu bermanfaat untuk kita ke depan,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...