Kamis, Juli 16, 2026

Masalah Banjir Tak Terselesaikan, DPRD Minta Gubernur Pramono Evaluasi Kinerja Bawahannya

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Anggota Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, mengkritik kinerja bawahan Gubernur DKI Jakarta yang tak maksimal dalam penanganan banjir.

Ia menilai persoalan banjir di ibu kota merupakan masalah klasik yang tidak kunjung diselesaikan secara serius dan terstruktur.

“Banjir ini bukan hal baru, sudah terjadi sejak zaman kolonial. Tapi sampai hari ini, satu pun aliran sungai belum tuntas penanganannya,” ujar Pantas dalam keterangannya di laman resmi DPRD DKI Jakarta, dikutip Jumat (11/7/2025).

Menurut Pantas, kompleksitas persoalan banjir saat ini semakin meningkat akibat perubahan lingkungan, alih fungsi lahan yang tidak terkendali, serta penataan kota yang dinilainya dilakukan secara serampangan.

Baca Juga :  Marak Bentrokan Warga, Pemkot Jaktim Siapkan Satgas hingga Pos Pantau Tawuran

Ia menyampaikan perlu ada rencana jangka panjang yang konsisten dan dijadikan pedoman oleh setiap pemimpin daerah.

“Sayangnya, banyak program pengendalian banjir yang tidak dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya. Selalu buat program baru, tapi hasilnya tidak terlihat,” ujarnya.

Pantas secara khusus meminta kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, agar berani mengambil langkah konkret dan menunjukkan komitmen serius.

Ia menegaskan bahwa permasalahan banjir tidak akan selesai tanpa tata kelola yang baik dan kepemimpinan yang konsisten.

Baca Juga :  Babak Baru Polemik Parkir Blok M, Pemprov DKI Telusuri Dugaan Ilegal Pansus

“Sudah dua pemimpin berganti, tapi banjir tetap saja menjadi masalah utama warga Jakarta,” tambahnya.

Ia juga menekankan perlunya evaluasi terhadap pejabat terkait yang kinerjanya belum maksimal, terutama dalam pembangunan infrastruktur pengendali banjir seperti sodetan, normalisasi sungai, dan pengelolaan waduk.

“Jika kita serius, semua itu bisa dilakukan. Tapi kalau pejabatnya tidak mau bekerja maksimal, ya tentu rakyat terus jadi korban,” pungkasnya.

Selain itu, Pantas juga mengusulkan optimalisasi fungsi sodetan Sungai Ciliwung dan Bendungan Sukamahi agar maksimal dalam mengendalikan debit air dari hulu.

Baca Juga :  Pemerintah Kucurkan Rp268 Miliar untuk Penanganan Bencana, Mendagri Tito: Semua Sudah Diterima Daerah

Ia mendorong Pemprov DKI Jakarta mempercepat normalisasi 13 Sungai besar di DKI Jakarta.

Terutama pelebaran, pengerukan, dan penguatan tanggul Sungai Ciliwung, Pesanggrahan dan Angke secara menyeluruh.

Di samping itu, merelokasi warga bantaran sungai secara layak dan menambah embung, waduk, dan danau buatan.

“Ada 13 aliran sungai, satu sungai pun tidak pernah terselesaikan secara tuntas. Kira-kira ini hanya semacam pesan, siapa tahu bermanfaat untuk kita ke depan,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...