Aliansi.co, Jakarta- Aksi heroik yang memperlihatkan seorang wanita muda menggagalkan upaya pemalakan dalam bus TransJakarta, viral di media sosial.
Dengan suara lantang, wanita tersebut berhasil menggagalkan upaya pemalakan terhadap seorang kakek yang ada di dalam busway.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak seorang pria mengenakan jaket merah tengah berbicara dengan seorang pria lanjut usia yang mengenakan baju putih.
Berdasarkan narasi dalam video, pria berjaket merah diduga mencoba memalak kakek tersebut dengan cara merayu dan kemudian meminta uang sebesar Rp65.000.
“Kronologinya ada pria lanjut usia berbaju putih dirayu dan diminta uang sebesar Rp65.000 oleh seorang pria berjaket merah,” tulis narasi dalam video, dikutip Sabtu (12/7/2025).
Namun aksi tersebut tidak berjalan mulus.
Seorang wanita penumpang lainnya mencoba melaporkan kejadian tersebut kepada sopir busway.
Ia secara terbuka menegur pria berjaket merah tersebut di hadapan penumpang lainnya.
Dalam video tampak pria pelaku berusaha meyakinkan korban dengan menyebut dirinya sebagai teman lama hingga kemudian mengaku sebagai keluarganya.
“Saya ini teman lama, sudah seperti kakek sendiri,” kata pria berjaket merah meyakinkan penumpang lainnya.
“Saya lihat bapaknya sudah tua, kok malah dimintai uang,” timpal penumpang wanita tersebut.
Namun, penumpang lainnya yang turut mendengar kejadian tersebut mulai menaruh curiga dan langsung menegur pria berjaket merah hingga akhirnya pelaku memilih turun dari busway.
Menanggapi kejadian ini, pihak TransJakarta melalui Kepala Divisi Sekuriti dan Keamanan, Rizky Aditya, menyampaikan apresiasi terhadap keberanian penumpang perempuan yang menggagalkan aksi tidak terpuji tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pelanggan yang tanggap dan berani melaporkan serta menghentikan tindakan mencurigakan. Keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas kami,” kata Rizky dalam keterangan tertulis, Jumat (12/7/2025).
TransJakarta juga menyatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan di dalam bus dan halte dengan memperbanyak kehadiran petugas pengamanan dan memanfaatkan kamera CCTV.
“Kami mengimbau seluruh penumpang untuk tidak segan melapor kepada petugas jika melihat atau mengalami tindakan mencurigakan, termasuk penipuan atau pemalakan. Semua laporan akan ditindaklanjuti dengan serius,” tandasnya.
