Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui pendaftar dalam rekrutmen terbuka untuk sektor Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) banyak berasal dari luar wilayah Jakarta.
Fenomena ini disebut sebagai cerminan bahwa Jakarta tetap menjadi magnet harapan bagi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
“Jadi Jakarta ini sebagai kota yang terbuka, memang harus saya akui apa adanya. Sekarang ini, begitu berbagai lowongan dibuka, yang mendaftar banyak sekali, dan rata-rata bukan warga Jakarta, karena kan KTP-nya dilihat,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, dikutip Selasa (5/8/2025).
Menurut Pramono, tingginya minat dari pelamar luar daerah menunjukkan bahwa Jakarta masih dianggap sebagai pusat kesempatan kerja dan perbaikan ekonomi oleh banyak masyarakat Indonesia.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, katanya, tetap akan melaksanakan rekrutmen secara terbuka dan transparan, tanpa membatasi asal daerah para pelamar.
“Saya yakin memang ya, ini sebagai bagian dari kota terbuka. Orang menaruh harapan untuk bisa menggantung nasib pekerja di Jakarta,” katanya.
Kendati demikian, Pramono juga menyoroti adanya tantangan tersendiri yang muncul akibat tingginya jumlah pelamar dari luar daerah.
Ia menegaskan fenomena ini menambah beban bagi pemerintah kota dalam hal pengelolaan kebutuhan dasar dan infrastruktur, khususnya bagi warga asli Jakarta.
“Dan untuk itu, saya tetap akan menjalankan secara terbuka walaupun kemudian ini menjadi beban bagi kota Jakarta,” jelasnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah mengumumkan pembukaan lowongan kerja untuk petugas pemadam kebakaran dengan kuota sebanyak 1.000 anggota baru.
