Selasa, Agustus 18, 2026

Polisi Gulung Sindikat Penjual Mobil Fiktif, Pancing Pembeli Transaksi COD

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menggulung sindikat penjual mobil fiktif yang menggunakan modus Cash On Delivery (COD) untuk menipu korbannya.

Dalam kasus ini, sembilan tersangka ditangkap di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, setelah terlibat dalam aksi penganiayaan, pemerasan, dan penyekapan terhadap korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, modus yang digunakan para pelaku dengan berpura-pura menjual mobil melalui aplikasi daring.

Setelah korban tertarik dan melakukan pembayaran melalui sistem COD, pelaku justru menyekap dan memeras korban.

Baca Juga :  BNNK Jakarta Selatan Gagalkan Penyeludupan 1,4 Kg Ganja dari Riau, Pemilik Kabur dan Masuk DPO

“Para pelaku ini menggunakan modus COD untuk memancing korban. Setelah korban membayar, bukan mobil yang diterima, melainkan korban justru diculik dan disiksa oleh para pelaku,” ujar Brigjen Ade Ary kepada wartawan, Kamis (16/10/2025).

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap bahwa setiap tersangka memiliki peran berbeda.

Tersangka MAM bertindak sebagai koordinator lapangan yang merencanakan aksi, mengeksekusi penyiksaan, serta memeras korban.

Ia juga menyediakan mobil yang digunakan untuk membawa korban ke lokasi penyekapan.

Baca Juga :  Razman Nasution jadi Tersangka Dugaan Pencemaran Nama Baik Hotman Paris

“Tersangka kedua, NN, juga berperan sebagai koordinator lapangan. Dia memancing agar korban mau ikut, kemudian turut serta memeras korban,” jelas Ade Ary.

Sementara itu, tersangka VS menyuruh salah satu pelaku lain untuk merekam video penyiksaan dan menjaga agar korban tidak kabur.

Tersangka HJE (25) ikut melakukan penyiksaan terhadap korban, sedangkan tersangka S berperan sebagai eksekutor sekaligus penyedia rumah untuk penyekapan.

Selain itu, tersangka APN merekam video penyiksaan dan ikut membawa korban sejak awal.

Baca Juga :  Selain ke Kapolda, Politisi PKS Ini Minta Kabareskrim Sikat Komplotan Begal di Sumut, Ada Apa?

Tersangka Z dan I turut menyiksa korban, dengan I juga berperan sebagai koordinator lapangan sekaligus penyedia mobil.

Adapun tersangka MA menyediakan rumah tempat korban disekap.

“Total ada sembilan tersangka yang kami amankan, semuanya memiliki peran aktif dalam tindak pidana ini,” ungkap Ade Ary.

Ade Ary menambahkan, kasus ini masih terus dikembangkan untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam sindikat penjualan mobil fiktif tersebut.

“Kami akan menindak tegas para pelaku kejahatan yang memanfaatkan transaksi daring untuk merugikan masyarakat,” tegasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...