Sabtu, Oktober 3, 2026

Habiskan Anggaran Rp 62 Miliar, Rano Ingin Waduk Kebagusan Optimal Cegah Banjir

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan pentingnya optimalisasi fungsi Waduk atau Embung Kebagusan yang dibangun dengan anggaran Rp 62 miliar agar benar-benar mampu mencegah banjir, khususnya di wilayah Jakarta Selatan.

Penegasan itu disampaikan Rano saat meninjau langsung pembangunan Waduk Kebagusan di Jalan Baung, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

“Dengan anggaran yang tidak kecil, tentu kami ingin Waduk Kebagusan ini berfungsi optimal dalam pengendalian banjir. Ini menjadi salah satu upaya nyata Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi risiko genangan dan banjir di Jakarta Selatan,” ujar Rano di lokasi.

Rano menjelaskan, Waduk Kebagusan memiliki peran strategis dalam sistem aliran Saluran Penghubung Joe yang terintegrasi dengan Sistem Kali Mampang–Krukut.

Baca Juga :  Jelang Musim Hujan, Jaksel Siagakan Posko hingga Pompa Penyedot di Lokasi Rawan Banjir

Melalui sistem tersebut, waduk diharapkan mampu menahan dan mereduksi debit air saat curah hujan tinggi.

“Dengan adanya waduk atau embung ini, debit banjir dapat direduksi hingga sekitar 2,3 persen. Sebelumnya debit air mencapai 30,07 meter kubik per detik dan setelah waduk beroperasi diperkirakan turun menjadi 29,38 meter kubik per detik,” jelasnya.

Menurut Rano, waduk ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 2 hektare dengan pembagian fungsi yang terencana.

Area biru seluas 0,8 hektare difungsikan sebagai tampungan air, area hijau 0,7 hektare, serta fasilitas penunjang seluas 0,5 hektare.

“Konsep pembangunan waduk ini tidak hanya fokus pada fungsi teknis pengendalian banjir, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat. Kami ingin kawasan ini tertata, hijau, dan bermanfaat dalam jangka panjang,” tuturnya.

Baca Juga :  Dear Pengguna ChatGPT-Gemini, Jangan Umbar Data Pribadi dan Informasi Rahasia, Jangan Sampai Ya

Selain berfungsi sebagai kolam tampungan air, Waduk Kebagusan juga dirancang sebagai ruang publik.

Sejumlah fasilitas seperti ruang terbuka hijau, lintasan joging, dan area olahraga disiapkan agar warga dapat memanfaatkan kawasan tersebut.

“Kami ingin waduk ini menjadi ruang bersama yang bisa dinikmati warga, bukan sekadar infrastruktur teknis. Masyarakat harus bisa merasakan langsung manfaat pembangunan ini,” kata Rano.

Rano menargetkan pembangunan Waduk atau Embung Kebagusan rampung pada Desember 2026.

Ia berharap keberadaan waduk ini dapat memberikan dampak signifikan dalam menekan risiko banjir sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Baca Juga :  Jokowi Singgung Provinsi yang Habiskan Anggaran Pertanian untuk Plesiran Dinas

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan terus melanjutkan pembangunan waduk dan embung lainnya sebagai bagian dari strategi pengendalian banjir terpadu, termasuk di sepanjang Sungai Ciliwung.

“Alhamdulillah, masyarakat Jakarta menyambut baik berbagai rencana ini, baik normalisasi sungai maupun pembangunan embung, karena ini merupakan kepentingan bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menyampaikan, anggaran pembangunan Waduk atau Embung Kebagusan mencapai Rp 62 miliar.

“Secara keseluruhan, anggaran pengendalian banjir di Jakarta memang mencapai triliunan rupiah dan seluruhnya kami sampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” tandas Ika.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...