Selasa, Mei 19, 2026

Prajogo, Anthony Salim hingga Aguan Temui Prabowo di Hambalang, Ada Apa?

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan lima pengusaha nasional di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026) malam.

Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari 4,5 jam, dimulai pukul 19.00 WIB hingga sekitar 23.30 WIB.

Lima pengusaha yang hadir dalam pertemuan itu adalah Garibaldi Thohir, Franky Oesman Widjaja, Prajogo Pangestu, Anthony Salim, serta Sugianto Kusuma atau Aguan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yakni model kolaborasi erat antara negara dan pelaku usaha.

Baca Juga :  Prabowo dan Erdogan Sepakat Hapus Hambatan Perdagangan

Konsep ini dinilai strategis untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional, mempercepat pembangunan, serta menjaga stabilitas nasional di tengah tantangan global.

“Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil, guna mendorong pengembangan industri serta penguatan UMKM,” demikian dikutip dari unggahan Instagram @sekretariat.kabinet, Rabu (11/2/2026).

Menurut Presiden, penciptaan lapangan kerja di sektor riil menjadi kunci dalam mendorong industrialisasi nasional.

Baca Juga :  Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Prabowo Ungkap Posisi Anindya Bakrie

Selain itu, penguatan rantai pasok domestik dan peningkatan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi perhatian utama pemerintah.

Para pengusaha yang hadir pun menyatakan komitmen solid untuk mendukung visi dan misi pemerintahan Prabowo.

Dukungan tersebut terutama diarahkan pada sektor-sektor prioritas, seperti pemenuhan program makan bergizi, pendidikan, kesehatan, pembangunan rumah subsidi, penguatan koperasi dan kampung nelayan, serta pencapaian kedaulatan pangan dan energi.

Baca Juga :  DPR Ingatkan BI, Penukaran Uang untuk Lebaran Tidak di Jalanan

Presiden Prabowo secara khusus mengajak dunia usaha untuk terlibat aktif dalam agenda pembangunan nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Fokus pada sektor riil dinilai krusial untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menjadikan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional,” tulis Sekretariat Kabinet dalam keterangannya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...