Rabu, Agustus 19, 2026

Pemkot Jaksel Dorong Festival Bedug Diperluas hingga Kelurahan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mendorong penyelenggaraan Festival Bedug tidak hanya digelar di tingkat kota, tetapi juga diperluas hingga tingkat kelurahan.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga tradisi budaya sekaligus menghidupkan syiar Ramadan di tengah masyarakat.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho mengatakan, Festival Bedug menjadi momentum penting dalam merawat tradisi budaya masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan.

“Sebagaimana arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata selama Ramadan,” ujar Ali dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga :  Cilandak Bawa Pulang Rp 12,5 Juta Usai Sabet Juara Festival Bedug Jaksel

Menurut dia, festival tersebut juga dapat menjadi ruang positif bagi para pemuda agar terhindar dari perilaku negatif, seperti tawuran.

Karena itu, konsep Festival Bedug dinilai bisa diperluas pelaksanaannya hingga tingkat kelurahan.

“Konsep Festival Bedug ini dapat diperluas, tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga sampai ke tingkat kelurahan. Bisa digelar di lingkungan masyarakat seperti gang, masjid, dan musala agar menjadi rangkaian festival yang lebih luas,” jelasnya.

Ali turut mengapresiasi panitia serta seluruh jajaran Pemkot Jakarta Selatan yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Sambangi Keluarga Bocah Tersengat Listrik, Untuk Apa?

“Semoga Festival Bedug ini menjadi bagian dari syiar Ramadan dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan, Encu Suhani menjelaskan, Festival Bedug 2026 diselenggarakan sebagai wadah aktualisasi bakat dan kreativitas para pencinta seni tabuh bedug.

“Kegiatan ini kita inginkan juga dapat memperkuat identitas serta pelestarian nilai-nilai budaya Betawi di Jakarta Selatan,” kata Encu.

Ia menuturkan, kegiatan ini bertujuan melestarikan seni budaya, khususnya tradisi menabuh bedug, membina dan mengembangkan keterampilan para pelaku seni, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat dan kerja sama antarpeserta.

Baca Juga :  Munjirin Wajibkan Pejabat Jaksel Punya Anak Asuh, Untuk Apa?

Adapun peserta festival berasal dari masing-masing kecamatan di Jakarta Selatan, dengan satu tim per kecamatan sehingga total terdapat 10 tim yang berkompetisi.

Penilaian lomba meliputi pola dasar permainan bedug, teknik vokal, makharijul huruf, kreativitas, serta penampilan secara keseluruhan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kepada para peserta, selamat berlomba dan tampilkan kemampuan terbaik,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...