Aliansi.co, Jakarta– Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti peningkatan jumlah peserta mudik gratis yang mencapai 34 persen saat melepas puluhan ribu pemudik di halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Jumlah pemudik yang mengikuti Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta meningkat 34 persen dibandingkan tahun lalu.
Total ada 744 bus yang diberangkatkan menuju berbagai daerah tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.
“Jumlah pemudik tahun ini meningkat 34 persen dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis yang kami selenggarakan,” kata Pramono, Selasa (17/3/2026)
Selain bus, Pemprov DKI juga memfasilitasi pengangkutan sepeda motor milik pemudik menggunakan truk dari kawasan Pulo Gadung.
“Kita juga memberangkatkan mudik orang yang naik motor dari Pulo Gadung pakai truk. Jumlahnya kurang lebih bolak-balik ada 388, atau nanti pulang pergi sekitar kurang lebih hampir 800-900 motor,” ujarnya.
Program mudik gratis bertema “Dari Jakarta Untuk Keluarga” ini melayani perjalanan ke 20 kota/kabupaten di enam provinsi, yakni Lampung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Fasilitas khusus juga disediakan bagi penyandang disabilitas melalui dukungan Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta.
Pramono menjelaskan, program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan sejumlah perusahaan melalui skema tanggung jawab sosial (CSR), di antaranya TransJakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, hingga PT Pembangunan Jaya Ancol.
Dalam kesempatan itu, Pramono memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas, termasuk pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba bagi para pengemudi serta ramp check seluruh armada bus.
“Sebelum pemberangkatan tadi, saya juga mengecek secara langsung para pengemudi dilakukan pengecekan kesehatan dan juga narkoba. Harapan kami pelaksanaan mudik di tahun 2026 ini berjalan lancar, aman, dan mudah-mudahan semuanya sesuai dengan harapan,” ungkapnya. IZT
