Jumat, September 11, 2026

Soroti Rekayasa Lalin Pasar Santa, DPR Sebut Kebijakan Heru Budi Bikin Jakarta Mundur 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Anggota DPR RI Ahmad Sahroni menyoroti rekayasa lalu lintas (lalin) di persimpangan dekat Pasar Santa, Jakarta Selatan.

Penutupan akses putar balik hingga penghapusan jalur sepeda dan pejalan kaki dinilai tidak menyelesaikan masalah dan menilai kebijakan tersebut tidak berpihak kepada pejalan kaki dan pesepeda.

“Justru membuat Jakarta semakin mundur. Kita kembali lagi pada orientasi pembangunan yang bertumpu pada pengutamaan kendaraan pribadi,” kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya dikutip Rabu (19/4/2023).

Baca Juga :  Polisi Temui Ormas yang Sebar Surat Minta THR ke Perusahaan, Ini Hasilnya

Nyatanya, lanjut Sahroni, kebijakan itu justru menjadi masalah baru bagi pengguna kendaraan pribadi.

Bahkan, mereka terjebak macet selama berjam-jam akibat kebijakan tersebut.

“Ada ribuan mobil dan motor yang terjebak berjam-jam di area Santa dan sekitarnya akibat rekayasa baru ini,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini.

Penutupan akses putar balik itu pun sudah dievaluasi pengambil kebijakan.

Baca Juga :  Ada Upaya Negosiasi Operasional Padel, Pramono: Saya Sudah Mendengar

Sahroni meminta Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya lebih berhati-hati membuat kebijakan.

“Rancangan kebijakannya dikaji sampai matang dulu agar proyeksinya terlihat jelas. Jangan buat rakyat jadi bahan uji coba seenaknya seperti ini,” tegasnya.

Selain itu, Sahroni berpesan kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono agar melihat hasil pekerjaannya kembali.

Meskipun akses putar balik di dekat Pasar Santa sudah dibuka, hal itu dinilai belum selesai.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Sosialisasikan Program Gempar ke Warga, Untuk Apa?

Masih ada kebijakan yang harus dievaluasi, yakni penghapusan akses pejalan kaki dan pesepeda tetap harus dikaji ulang.

“Pak Heru buka Twitter dan ketik di kolom search dengan keyword Santa. Silahkan bapak lihat jeritan para pengguna jalan dari (Twitter) situ. Luar biasa pak, baru kali ini Jakarta macet bukan karena hujan lebat atau banjir,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...

Karaoke di PIK Jakarta, Mahasiswi Asal Banten Tewas Overdosis Diduga Narkoba

Aliansi.co,Jakarta- Seorang mahasiswi berinisial S asal Serang, Banten, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/9/2026). Korban diduga...

Modus Live Pornografi Berbayar Terbongkar: Penonton Digiring dari TikTok ke Tevi

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik live streaming berbayar bermuatan pornografi yang memanfaatkan TikTok dan aplikasi Tevi. Dalam praktiknya, penonton lebih...

Kabareskrim Tangguhkan Penanganan Perkara Pidana Terkait Konflik Agraria, Ada Apa?

Aliansi.co,Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menangguhkan sementara penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan erat dengan konflik agraria struktural. Kebijakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut...

Modus Loker Bodong di Jakarta Timur, Uang Rp1,6 Juta Melayang Usai Interview Kerja

Aliansi.co, Jakarta- Dugaan penipuan berkedok lowongan kerja kembali terjadi di Jakarta Timur. Seorang pelamar kerja bernama Fernando Silalahi mengaku diminta membayar uang jaminan sebesar Rp1,6...