Jumat, April 3, 2026

Bina Marga Bangun Zebra Cross Standar di Tebet, Warga: Jangan Sadar Diri Karena Viral

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Dinas Bina Marga (DBM) Provinsi DKI Jakarta akhirnya membangun zebra cross sesuai standar di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.

Pemasangan marka jalan itu dilakukan setelah aksi warga mengecat jalur penyeberangan secara swadaya viral di media sosial.

Sedikitnya lima titik zebra cross dibangun Dinas Bina Marga untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pejalan kaki di kawasan tersebut.

“Kami berharap kehadiran zebra cross ini dapat mendukung mobilitas warga yang lebih aman dan tertib, sekaligus memperkuat budaya saling menghormati di jalan,” ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (31/3/2026).

Baca Juga :  Kasus Korupsi Proyek Jalur Kereta Api, Jokowi Sudah Prediksi Dapat Masalah

Heru pun menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyediaan fasilitas penyeberangan tersebut.

Ia menjelaskan, marka zebra cross sebelumnya hilang karena tertutup lapisan aspal baru saat kegiatan pemeliharaan jalan dan peningkatan trotoar pada akhir 2025.

Selain itu, faktor cuaca turut menjadi kendala dalam proses pengerjaan ulang.

“Material marka thermoplastic memerlukan kondisi permukaan jalan yang telah melalui masa pengeringan optimal agar dapat melekat dengan baik serta memiliki daya tahan maksimal,” jelasnya.

Baca Juga :  Terungkap, Anggota Aniaya Kasatpol PP Madina gegara Tak Boleh Beristri Dua

Heru mengapresiasi inisiatif warga yang terlebih dahulu menggambar zebra cross secara mandiri.

Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan kepedulian terhadap keselamatan di ruang publik.

“Partisipasi tersebut mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan di ruang publik,” kata dia.

Sebelumnya, warga Tebet menggambar ulang zebra cross dengan karakter unik “Pic-Man” setelah laporan hilangnya fasilitas tersebut tidak mendapat respons melalui aplikasi JAKI selama lebih dari satu tahun.

Aksi tersebut kemudian viral dan menuai perhatian publik.

Salah satu relawan, Rafli Zulkarnaen atau Ijoel, menyayangkan lambannya respons pemerintah.

Baca Juga :  Polisi Sebut Pencuri yang Diamuk Massa di Ciomas Kelompok Jawa Tengah

“Warga sudah lapor lewat JAKI dan ke kecamatan sejak setahun lalu, tapi didiamkan. Giliran warga bertindak dan viral, baru bicara soal aturan. Jangan ‘sadar diri’ karena viral saja,” ujar Ijoel kepada wartawan, dikutip Selasa (31/3/2026).

Diketahui, zebra cross di lokasi tersebut hilang sejak 2025 akibat proyek pengaspalan jalan.

Namun, setelah pengerjaan rampung, marka penyeberangan tidak kunjung dikembalikan.

Padahal, lokasi tersebut berada di area strategis dekat halte Transjakarta, rumah ibadah, sekolah, serta Kantor Kecamatan Tebet, sehingga keberadaan zebra cross sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...