Kamis, April 16, 2026

Prabowo Mundur dari PB IPSI Usai Lima Periode Jabat Ketua Umum

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) setelah lima periode memimpin organisasi pencak silat nasional tersebut.

Keputusan itu disampaikan Prabowo dalam Musyawarah Nasional XVI IPSI di Jakarta International Convention Center, Sabtu (11/4/2026).

Prabowo mengatakan, keputusan untuk tidak melanjutkan kepemimpinan di IPSI diambil karena ingin fokus menjalankan tugas sebagai Presiden.

Menurut dia, jabatan kepala negara membutuhkan perhatian penuh sehingga dirinya tidak lagi bisa efektif memimpin organisasi.

Baca Juga :  Momen Raja Yordania Puji Komitmen Prabowo, Akui Bobot Politiknya di Kancah Global

“Alhamdulillah, hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI, karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya,” kata Prabowo.

Bagi Prabowo, momen pamit tersebut menjadi peristiwa emosional karena menandai akhir pengabdiannya secara struktural di IPSI setelah 34 tahun berkecimpung di dunia pencak silat.

Selama itu, ia tercatat empat periode menjadi wakil ketua umum dan lima periode menjabat ketua umum.

“Hari ini adalah, bagi saya, hari penuh kebanggaan dan kebahagiaan, juga penuh kehormatan. Kalau dihitung hari ini bisa dikatakan saya sudah mengabdi di pencak silat selama 34 tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Soroti Pemilihan Tim Danantara, Tolak Keras Orang Titipan

Prabowo mengakui dalam hampir tiga tahun terakhir dirinya sudah tidak terlalu aktif di garis depan kepengurusan IPSI.

Meski begitu, ia menegaskan tetap memberikan dukungan dari belakang demi kemajuan pencak silat Indonesia.

“Tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI. Saya pun minta maaf, beberapa saat ini bisa dikatakan sudah hampir tiga tahun saya tidak terlalu aktif di depan, tapi saya mendukung selalu dari belakang,” ucap dia.

Baca Juga :  Kelakar Prabowo Ngaku Tidak Tahu Hari hingga Bikin Peserta Brazil Business Forum Tertawa

Meski tak lagi menjabat, Prabowo memastikan komitmennya terhadap pencak silat tidak akan berhenti.

Ia menegaskan, seorang pendekar akan terus menjaga nilai-nilai pengabdian sampai akhir hayat.

“Bisa dikatakan saya ini sudah 34 tahun di kalangan IPSI dan saya siap terus akan terus mendukung dengan jabatan ataupun tidak dengan jabatan. Seorang pendekar adalah sampai napas dia terakhir, dia pendekar,” tutur Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...