Kamis, Juli 16, 2026

Sudinsos Jaksel Serahkan Bantuan Kaki Palsu kepada 20 Penyandang Disabilitas

WIB

Aliansi.co,Jakarta-Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan menyerahkan bantuan kaki palsu kepada 20 penyandang disabilitas agar dapat kembali beraktivitas secara lebih mandiri.

Bantuan diberikan di Kantor Sudin Sosial Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Bernard Tambunan mengatakan, seluruh penerima bantuan telah melalui proses pengusulan, verifikasi lapangan, hingga pengukuran untuk memastikan alat bantu yang diberikan sesuai kebutuhan masing-masing.

“Penerima kaki palsu ini telah melalui beberapa tahapan, di antaranya pengusulan terlebih dahulu dan verifikasi atau visit ke lokasi untuk mengecek kondisi yang bersangkutan, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu,” ujar Bernard.

Menurut Bernard, setelah dinyatakan layak menerima bantuan, calon penerima menjalani proses pengukuran kaki palsu.

Baca Juga :  Mantan Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik Meninggal, Dimakamkan di Karawang Siang Ini

Pembuatan alat bantu tersebut memerlukan waktu sekitar dua minggu hingga satu bulan.

“Setelah pengecekan dilakukan dan dinyatakan layak sesuai persyaratan, langkah selanjutnya adalah pengukuran untuk memastikan kecocokan ukuran kaki palsu tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh warga yang menerima bantuan pada Senin ini merupakan mereka yang telah menyelesaikan seluruh tahapan sejak Maret 2026.

“Hari ini adalah jadwal pemasangan bagi warga yang sudah melewati semua proses sejak Maret kemarin,” ucap Bernard.

Untuk tahun ini, Sudinsos Jakarta Selatan mengalokasikan bantuan kaki palsu bagi 20 orang.

Namun, pihaknya masih membuka peluang untuk menambah bantuan jika kebutuhan warga meningkat.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Gelar Peringatan 1 Muharam, Ali Murtadho: ASN Harus Menjadi Teladan Nilai Kejujuran

“Besar harapan kami, dengan pemberian bantuan ini, warga disabilitas dapat beraktivitas dan menjalankan kegiatannya dengan lebih baik lagi,” tutur Bernard.

Kepala Seksi Perlindungan, Jaminan, dan Rehabilitasi Sosial Sudinsos Jakarta Selatan, Yan Vetansyah mengatakan, semula ada 24 warga disabilitas yang mengajukan bantuan kaki palsu.

Dari jumlah itu, sebanyak 20 orang diakomodasi melalui anggaran Sudinsos, sedangkan empat warga lainnya memperoleh bantuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Alhamdulillah, keempat warga yang membutuhkan itu juga bisa kami akomodir hari ini,” kata Yan.

Yan menambahkan, Sudinsos Jakarta Selatan tetap membuka pengajuan bantuan kaki palsu dari warga.

Baca Juga :  Pramono Resmi Lantik Ika Agustin sebagai Kepala Dinas SDA Jakarta

Jika permintaan terus bertambah, usulan tambahan anggaran akan diajukan dalam perubahan APBD tahun ini.

“InsyaAllah bantuan kaki palsu akan kami usulkan pada anggaran perubahan jika memang ada permintaan dari warga,” ujarnya.

Salah seorang penerima bantuan asal Kecamatan Setiabudi, Sadian, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi kehidupannya.

Pria berusia 63 tahun itu mengatakan, kakinya diamputasi akibat diabetes.

Meski begitu, ia tetap bekerja sebagai pengemudi ojek untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kaki ini diamputasi karena saya menderita diabetes. Namun, itu tidak menyurutkan saya narik ojek untuk kebutuhan sehari-hari. Saya sangat bersyukur akhirnya mendapatkan bantuan ini karena sangat membantu,” ujar Sadian.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...