Selasa, Agustus 4, 2026

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

WIB

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku.

Peristiwa berdarah itu diduga kuat dilatarbelakangi dendam kesumat pelaku terhadap korban yang berakar dari peristiwa lama di Jakarta.

Kapolres Maluku Tenggara Rian Suhendi mengatakan, pelaku meyakini korban terlibat dalam kematian anggota keluarganya beberapa tahun lalu.

Keyakinan tersebut menjadi pemicu utama aksi penyerangan yang berujung fatal.

“Motifnya adalah dendam pribadi. Permasalahan sebelumnya antara pelaku dengan korban ini dulu terjadi di Jakarta,” ujar Rian dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).

Baca Juga :  Belum Disumpah, Natalia Rusli Masih 'Advokat Bodong' ketika Tangani Nasabah Indosurya

Menurut dia, dendam itu berkaitan dengan kematian saudara pelaku bernama Fenansius Wadanubun atau FW, yang tewas dalam kasus pembunuhan di wilayah Bekasi.

Pelaku menduga korban merupakan otak di balik peristiwa tersebut.

“Dendam itu muncul karena korban diduga sebagai otak di balik pembunuhan saudara mereka berinisial FW yang terjadi di Jakarta, tepatnya di samping Apartemen Metro Galaxy, Kalimalang, Bekasi,” kata dia.

Baca Juga :  Tok, Teddy Minahasa Divonis Hukuman Penjara Seumur Hidup

Peristiwa penusukan sendiri terjadi sesaat setelah korban tiba di Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026).

Korban baru saja mendarat setelah menempuh penerbangan dari Bandara Pattimura, Ambon.

Setibanya di bandara, Nus Kei dijemput oleh pihak keluarga.

Namun, beberapa menit kemudian, seorang pria tak dikenal yang mengenakan masker dan jaket merah tiba-tiba mendekati korban dan langsung melakukan penikaman.

Dalam kondisi terluka, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berjalan menuju ruang tunggu bandara.

Baca Juga :  Viral Pria Pengendara Motor Onani di Kampung Cilangkap, Pengurus RT Lapor Polisi Cari Pelaku

Pihak keluarga yang panik kemudian segera membawa korban ke rumah sakit sekitar pukul 11.10 WIT.

Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak tertolong.

Nus Kei dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.44 WIT akibat pendarahan hebat dan kerusakan pada organ vital.

Polisi saat ini masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas pelaku serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bau Menyengat Ungkap Misteri Mayat Dalam Karung di Depok, Awalnya Disangka Sampah

Aliansi.co, Depok – Misteri karung putih yang tergeletak selama beberapa hari di sebuah tanah lapang di Jalan Raya Kav, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok,...

Polisi Buru Maling Tas Pedagang Martabak Mini saat Tidur, Ini Tampang Pelaku

Aliansi.co, Jakarta – Polisi tengah memburu pelaku pencurian tas milik seorang pedagang martabak mini yang terjadi saat korban tertidur di samping gerobaknya di Jalan...

Geger Polisi Narkoba Polres Tangsel Ditangkap, Polri Janji Proses Hukum Tanpa Tebang Pilih

Aliansi.co, Jakarta – Penangkapan Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Pardiman bersama enam anggotanya menggegerkan publik. Menyikapi kasus tersebut, Polri menegaskan tidak...

Bukan karena Nasi Uduk, Polisi Ungkap Pemicu di Balik Bentrokan Maut di Menteng

Aliansi.co,Jakarta- Polisi mengungkap fakta di balik bentrokan maut yang terjadi di kawasan Matraman hingga Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Peristiwa yang menewaskan seorang...

MA Kabulkan Kasasi Advokat Noverizky dalam Perkara Melawan Kedubes Arab Saudi

Aliansi.co, Jakarta- Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan advokat Noverizky Tri Putra dalam perkara perdata melawan Kedutaan Besar Arab Saudi terkait sengketa...