Sabtu, Oktober 3, 2026

Gubernur Pramono Gratiskan 103 Sekolah Swasta di Jakarta, Ini Jenjang dan Pendanaannya

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggratiskan 103 sekolah swasta di Ibu Kota sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan.

Program ini mencakup berbagai jenjang, mulai dari SD hingga SLB, dengan skema pendanaan yang berbeda bagi sekolah penerima lama dan baru.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 312 Tahun 2025 dengan total anggaran mencapai Rp253.625.139.600.

Baca Juga :  Selain Wali Kota dan Bupati, Pramono Segera Ganti Puluhan Pejabat Eselon di Jakarta 

Dari jumlah itu, sebanyak 40 sekolah swasta penerima lanjutan mendapatkan pendanaan penuh selama 12 bulan, terhitung Januari hingga Desember 2026.

Sementara itu, 63 sekolah swasta yang baru bergabung dalam program ini memperoleh pendanaan selama enam bulan, yakni mulai Juli hingga Desember 2026.

Seluruh sekolah tersebut tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta dan mencakup jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga SLB.

Baca Juga :  Pramono Soroti Bedeng Proyek Galian usai Rasakan Kemacetan di TB Simatupang

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, program sekolah swasta gratis ini menjadi wujud keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak, khususnya dari keluarga kurang mampu.

“Jakarta secara sungguh-sungguh mulai mengalokasikan anggaran untuk sekolah swasta gratis. Mudah-mudahan, apa yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dapat memutus rantai ketidakberuntungan dalam keluarga kurang mampu,” ujar Pramono dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (28/4/2026).

Baca Juga :  Tinjau Pengungsian Banjir, Pramono Gelar Kuis dan Bagi-bagi Hadiah untuk Anak

Selain program tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga melanjutkan berbagai bantuan pendidikan lain seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta program pemutihan ijazah.

“Harapan kami kebijakan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi Jakarta yang lebih maju melalui akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas, ” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...