Aliansi.co, Jakarta- Inspektorat Kota Administrasi Jakarta Selatan turut memantau secara intensif proses perbaikan saluran air yang amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa.
Selain melakukan pengawasan harian, Inspektorat juga mengintensifkan komunikasi dan koordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan guna memastikan pekerjaan berjalan lancar untuk percepatan penanganan arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Kepala Inspektorat Pembantu Kota (Irbanko) Jakarta Selatan, Nirwan, mengatakan pihaknya melakukan pemantauan harian terhadap progres pekerjaan saluran yang sedang berlangsung di lapangan.
“Untuk progres pekerjaannya kita monitor setiap hari,” kata Nirwan, Senin (1/6/2026).
Menurut Nirwan, koordinasi dan komunikasi dengan Sudin SDA Jakarta Selatan terus dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan tidak mengalami hambatan.
Ia menegaskan, Inspektorat melakukan pengawasan guna memastikan proses perbaikan berlangsung lancar sehingga target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
“Agar perbaikan berjalan lancar dan sesuai dengan yang kita harapkan. Alhamdulillah SDA lewat kasudin juga update terus perkembangan pekerjaan di lapangan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan bahwa pekerjaan yang saat ini menjadi prioritas meliputi pemasangan gorong-gorong atau box culvert pada saluran yang rusak serta pemulihan pengerasan badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter.
Menurut Santo, fokus utama penanganan saat ini adalah memperbaiki bagian saluran yang berada tepat di bawah badan jalan agar dampaknya terhadap lalu lintas dapat segera diatasi.
“Yang inti kita kejar dalam tiga hari. Hari Senin lalu lintas sudah clear, sudah tidak macet lagi,” ujarnya.
Untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan, Sudin SDA Jakarta Selatan mengalokasikan anggaran sekitar Rp380 juta.
Dana tersebut digunakan untuk seluruh rangkaian pekerjaan perbaikan saluran hingga tuntas.
“Ini sekitar Rp380-an juta untuk seluruhnya sampai selesai dalam dua minggu,” kata Santo.
Ia menambahkan, pihaknya menargetkan fungsi jalan dapat kembali normal dalam waktu tiga hari, sedangkan keseluruhan pekerjaan perbaikan saluran dan penguatan konstruksi dituntaskan dalam dua pekan.
“Perbaikan saluran di Jalan Raya Lenteng Agung prioritas kita karena lokasi ini merupakan salah satu jalur utama penghubung Jakarta Selatan dan Kota Depok yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan, ” tandasnya.
