Aliansi.co,Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan M Anwar menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjelang berakhirnya masa tugasnya pada 1 Juni 2026.
Dalam apel pagi terakhir yang dipimpinnya di Halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Senin (25/5), Anwar meminta seluruh pegawai tetap menjaga integritas dan menerapkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam menjalankan pelayanan publik.
“Jangan pernah goyah dalam memegang teguh kejujuran dan tanggung jawab, jadikan pelayanan publik sebagai ladang ibadah kita. Saya minta juga seluruh pegawai untuk tetap solid dan kolaboratif. Hilangkan ego sektoral, kemudian terus berinovasi,” ujar Anwar dalam amanatnya.
Menurutnya, tongkat estafet kepemimpinan yang akan dilanjutkan pejabat baru harus tetap dibarengi semangat pelayanan yang profesional dan humanis.
Ia menekankan pentingnya menjaga nilai ASN Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif atau BerAKHLAK sebagai fondasi utama birokrasi.
Dalam kesempatan itu, Anwar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di Jakarta Selatan yang selama ini dinilainya solid dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada para camat dan lurah yang disebutnya sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan, hingga staf dan petugas lapangan yang setiap hari memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan SKPD dan UKPD yang selalu solid, terutama para camat dan lurah yang menjadi ujung tombak di lapangan, hingga rekan-rekan staf dan petugas lapangan yang memastikan roda pelayanan publik berputar dengan senyuman,” katanya.
Suasana haru turut mewarnai apel perpisahan tersebut. Anwar mengaku bangga bisa mengabdi dan memimpin Jakarta Selatan selama masa jabatannya.
Ia menyebut perjalanan tersebut menjadi salah satu fase terbaik dan paling berkesan dalam hidupnya sebagai ASN.
“Setiap kali saya berdiri di podium ini, saya selalu diliputi rasa bangga. Namun, pada hari ini, rasa bangga itu bercampur dengan keharuan. Sebab, tepatnya pada tanggal 1 Juni 2026 mendatang, saya akan resmi mengakhiri masa jabatan dan pengabdian sebagai ASN,” ungkapnya.
Anwar juga menyadari selama memimpin Jakarta Selatan masih terdapat kebijakan dan keputusan yang belum mampu memuaskan seluruh pihak.
Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus berharap hubungan silaturahmi tetap terjaga meski dirinya tak lagi aktif berdinas.
“Sebagai manusia biasa yang jauh dari kesempurnaan, saya menyadari bahwa selama menakhodai Jakarta Selatan, tentu ada kebijakan atau keputusan saya yang belum bisa memuaskan semua pihak,” tandasnya.
