Aliansi.co,Jakarta- Kabar meninggalnya pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (28) menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial.
Rocky ditemukan tewas usai diduga terjatuh dari lantai 46 apartemen di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (18/7/2026) siang.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terjatuh hingga ke balkon lantai dua apartemen.
Informasi mengenai kematian Rocky Martin Napitupulu ramai diperbincangkan setelah sejumlah akun media sosial mengunggah kabar tersebut.
Salah satunya akun Instagram @bangbenua yang menyoroti kejadian itu dan mengaitkannya dengan informasi mengenai hubungan keluarga korban dengan salah satu pengacara ternama di Indonesia.
Dalam unggahannya, akun tersebut mempertanyakan sejumlah informasi yang beredar terkait penyebab kematian korban.
Menanggapi kabar viral tersebut, Polda Metro Jaya membenarkan adanya laporan mengenai seorang pria yang ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh di kawasan Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, Polsek Metro Setiabudi telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).
“Benar, Polsek Metro Setiabudi telah melakukan pengecekan TKP terkait adanya seseorang yang ditemukan terjatuh di balkon lantai 2,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (20/7/2026).
Berdasarkan data awal kepolisian, korban diketahui berinisial RMN.
Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mengecek rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga datang seorang diri ke apartemen sebelum menuju area rel gondola di lantai 46.
“Berdasarkan data awal, korban diketahui bernama RMN. Dari hasil keterangan saksi dan pengecekan CCTV, korban diduga datang seorang diri ke apartemen, kemudian menuju area rel gondola lantai 46, dan melompat hingga terjatuh di balkon lantai dua,” kata Budi.
Meski demikian, polisi masih mendalami motif maupun penyebab pasti peristiwa tersebut.
Termasuk berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait latar belakang korban.
“Terkait informasi mengenai hubungan keluarga korban dengan pihak tertentu, hal tersebut masih didalami oleh Polsek Metro Setiabudi,” tutur Budi.
