Rabu, Juli 22, 2026

Masih Ada Gedung Tanpa SLF, Pemkot Jaksel Siapkan Surat Peringatan hingga Sanksi

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan masih menemukan sejumlah bangunan yang belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF), termasuk beberapa gedung milik pemerintah daerah.

Karena itu, Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) akan melayangkan surat peringatan kepada pemilik atau pengelola gedung yang tidak segera mengurus dokumen tersebut.

Kepala Suku Dinas Citata Jakarta Selatan, Andy Lazuardy, mengatakan pihaknya masih mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan edukasi sekaligus mengimbau pemilik maupun pengelola gedung agar segera melengkapi kepemilikan SLF.

“Ini juga kami imbau agar segera mengurus SLF. Namun apabila tidak ada tanggapan, kami akan menerbitkan surat peringatan dan sanksi lainnya,” kata Andy di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga :  Heru Budi Kembali Lantik dan Kukuhkan 203 Pejabat Eselon DKI, Paling Banyak ASN Dinas Kesehatan

Menurut Andy, SLF merupakan dokumen yang menyatakan sebuah bangunan telah memenuhi persyaratan teknis dan dinyatakan layak digunakan.

Karena itu, keberadaan SLF bukan hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga menjadi jaminan keselamatan bagi masyarakat sebagai pengguna gedung.

Ia menegaskan, sebelum SLF diterbitkan, setiap bangunan harus melalui serangkaian pemeriksaan yang melibatkan Sudin Citata, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta unsur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Baca Juga :  Pansus DPRD Ungkap Temuan Gedung yang Tak Kantongi SLF, Ancam Cabut Izin hingga Penutupan Paksa

Pemeriksaan mencakup sistem proteksi kebakaran, seperti sprinkler, hydrant, alarm kebakaran, alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi, hingga tangga darurat.

Selain itu, tim juga mengevaluasi kondisi mekanikal dan elektrikal bangunan, termasuk instalasi listrik, panel listrik, lift, dan eskalator untuk memastikan seluruh sistem penunjang berfungsi optimal.

“Setiap pemeriksaan ada tabel checklist. Penilaian dilakukan oleh tiga instansi dan masing-masing memiliki parameter sendiri,” ujarnya.

Andy menjelaskan, hasil pemeriksaan dari seluruh instansi kemudian dikompilasi untuk menentukan status bangunan, apakah dinyatakan layak, kurang layak, atau tidak layak digunakan.

Baca Juga :  DPRD Soroti Gedung Tanpa SLF, Desak Pemprov DKI Ambil Tindakan Tegas

“Setelah seluruh hasil pemeriksaan dikumpulkan, selanjutnya ditentukan apakah bangunan tersebut layak, kurang layak, atau tidak layak digunakan,”jelas Andy.

Andy mengungkapkan, hingga saat ini terdapat sekitar 650 gedung di Jakarta Selatan yang terdata dalam Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Bangunan tersebut merupakan gedung di bawah delapan lantai yang menjadi kewenangan Sudin Citata.

Dari jumlah itu, kata Andy, lebih dari 230 gedung telah disurvei sebagai bagian dari target pemeriksaan terhadap 450 gedung sepanjang 2026.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pengacara Muda Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen, Polisi Ungkap Kronologi

Aliansi.co,Jakarta- Kabar meninggalnya pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (28) menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Rocky ditemukan tewas usai diduga terjatuh dari...

Terungkap Kadar Emas 74 Kg yang Disita Polisi dari Rumah Eks Jampidsus, Valas Bagaimana?

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap hasil pemeriksaan terhadap barang bukti yang disita dalam kasus dugaan korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), hingga suap perkara...

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...