Selasa, Oktober 6, 2026

Jokowi: Masuk Endemi Kena Covid Bayar Sendiri

WIB

Aliansi.co, Bogor- Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengingatkan bahwa Indonesia tak lama lagi masuk fase endemi Covid-19.

Pengumuman transisi tersebut akan disampaikan beberapa minggu ke depan.

Ia pun meminta masyarakat untuk berhat-hati karena di masa endemi biaya penanganan pasien Covid-19 tidak lagi ditanggung pemerintah.

“Sehingga ini dalam seminggu dua minggu ini akan kita nyatakan kita masuk ke endemi. Ini hati-hati kalau sudah masuk endemi, kalau kena covid bayar,” kata Jokowi dalam sambutannya di acara Peringatan 1 Abad Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/6/2023).

Baca Juga :  Pulihkan Pelanggaran HAM Masa Lalu, Jokowi Serahkan Bantuan kepada Korban dan Ahli Waris

“Saat ini masih ditanggung pemerintah, begitu masuk endemi jangan tepuk tangan dulu, sakit covid bayar. Konsekuensinya itu,” kata Jokowi.

Meski demikian, Jokowi mengajak masyarakat bersyukur karena Indonesia telah mampu menangani pandemi Covid-19.

“Tetap harus kita syukuri karena memang dulu saya enggak bayangin ini akan selesai kapan ini entah sampai kapan enggak bisa dibayangin sudah kena 1, sudah kena delta omicron, ternyata memang patut kita syukuri alhamdulillah bisa selesai dan ekonomi kita saat ini tidak jelek-jelek amat,” kata Jokowi.

Baca Juga :  Jokowi Bangga Talenta Putri Ariani di Panggung America's Got Talent Memukau Dunia

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya memutuskan untuk melakukan transisi pandemi Covid-19 ke endemi.

Pengumuman tersebut akan dilakukan pada Juni 2023.

“Insyaallah bulan ini,” kata Jokowi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/6/2023).

Jokowi mengatakan bahwa proses pematangan transisi pandemi menuju endemi akan dilakukan selama seminggu hingga dua minggu ke depan.

Baca Juga :  Jokowi Singgung Provinsi yang Habiskan Anggaran Pertanian untuk Plesiran Dinas

“Ya ini dimatangkanlah seminggu-dua minggu ini. Segera diumumkan karena memang sudah semuanya sudah,” kata Jokowi.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...