Minggu, Oktober 18, 2026

Cerita Ketua RT Trauma Terima Daging Kurban Dewi Perssik: Kata Ustad Guru Sudah Tak Bagus

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Malkan, Ketua RT 06/04 Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan mengaku trauma menerima daging kurban dari pedangdut Dewi Perssik.

Dia mengungkapkan, pada moment Idul Adha sebelumnya pernah menerima daging kurban dari Dewi Perssik sudah dalam kondisi tidak layak untuk dibagikan kepada warga.

“Kalau kata ustad guru sudah tak bagus (untuk kurban),” cerita Malkan yang dikutip dalam tayangan Pasti Obrolan Viral (POV) Trans7, Jumat (30/6/2023).

Malkan menceritakan, saat itu daging kurban yang diterimanya dari Dewi Perssik terbungkus dalam beberapa kantong.

Sebelum dibagikan kepada warga, pihaknya memeriksa kondisi daging kurban dengan mengeluarkannya dari kantong bungkusan.

“Mungkin ya kena air hujan atau apalah, makanya jadi (tak bagus) begitu,” bebernya.

Baca Juga :  Ajukan Gugatan Cerai, Ari Wibowo Mengaku Masih Tinggal Serumah dengan Inge Anugrah

Sebelumnya, Ketua RT di Lebak Bulus angkat bicara terkait penolakan sapi kurban yang dituduhkan Dewi Perssik kepadanya.

Malkan, Ketua RT 06/04 Kelurahan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, menyebut bahwa pihaknya tidak pernah menolak sapi kurban dari Dewi Perssik, seperti yang diviralkan di media sosial.

Menurutnya hewan kurban milik pedangdut yang biasa disapa Depe itu datang ke tempatnya sekitar pukul 10.00 WIB pagi.

Saat sapi itu datang, kata Malkan, panitia kurban menerima dengan baik.

Seperti lazimnya, panitia kurban melakukan ijab kabul dengan pihak Dewi Perssik saat menerima sapi tersebut.

“Gak pernah ada penolakan. Karena kita menerima dengan baik kok, sapi ada di kita dari jam 10 pagi,” kata Malkan dikutip, Jumat (30/6/2023).

Baca Juga :  Ancam Laporkan Pencemaran Nama Baik, Pengacara Dewi Perssik Minta Bukti

Malkan juga membantah adanya isu politik dengan penolakan seperti yang dituduhkan dalam narasi Instagram janda Saipul Jamil itu.

Dia menuturkan, siapapun yang memberi sapi kurban untuk disembelih, pihaknya akan selalu menerima.

“Ya itu justru itu, saya enggak pernah kaitin politik. Kalau bahasa saya jin iprit pun kasih sapi kesini, saya potong,” ungkapnya.

Malkan menuturkan dirinya tidak mengetahui jika sapi tersebut hanya dititipkan saja di masjid.

Yang Malkan ketahui, sapi yang sudah diantar ke masjid adalah kurban untuk disembelih.

“Saya tak pernah tau sapi itu dititipkan atau tidak. Saya menerima itu katanya dari seorang ustaz, bilangnya bu Dewi mau kurban di masjid ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Kali Menikah dan Tak Punya Anak, Dewi Perssik Dikatai Netizen Janda Mandul

“Setelah saya terima jam 10.00 WIB, tiba-tiba jam 1 atau jam 2 siang, ART dia (Dewi Perssik) mau ambil sapi itu. Apa itu merupakan penolakan,” sambung Malkan.

Malkan menambahkan, terakhir yang membuatnya sedikit kesal karena sapi Dewi Perssik yang sudah diambil, mau dititipkan lagi kepadanya.

“Pak kalau saya titip lagi di sini bagaimana? Saya jawab ‘saya enggak mau, akan saya lepas’. Lepas dalam pengertian lepas tanggung jawab saya,” kata Malkan.

“Kenapa? siapa yang mau jagain sapinya, siapa yang mau bayar yang jaga. Masjid ini bukan lembaga sosial yang duitnya ngucur dan bukan penitipan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...