Kamis, Juli 16, 2026

Pj Gubernur DKI Jakarta Ogah Gage 24 Jam Usulan DPRD: Ide Sih Bagus, Tapi…

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menanggapi usulan Ketua Komisi D DPRD DKI Ida Mahmudah terkait penerapan sistem ganjil genap (gage) 24 jam nonstop di Jakarta.

“Ide sih bagus, tapi perlu pertimbangan yang matang,” kata Heru Budi kepada wartawan di Jakarta Barat, Minggu (27/8/2023).

Meski ide tersebut dianggap bagus, namun Heru ogah menambah ganjil genal menjadi 24 jam di Jakarta.

Baca Juga :  Duel dengan Tim Wali Kota, Heru Budi Buka Turnamen Voli Antar Pegawai dan BUMD DKI

“Saya tidak akan menambah ganjil genap jadi 24 jam, itu perlu kajian,” ujarnya.

Menurut Heru jika penerapan ganjil genap menjadi 24 jam dikuatirkan menyulitkan aktivitas masyarakat.

Ia mencontohkan jika para orang tua mengantarkan anaknya ke rumah sakit pada malam hari.

“Misalnya dia malam hari mau nganter anaknya sakit, melintas atau pas di lokasi ganjil genap, kan susah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur DKI Cabut Perda Tentang Penataan Kepulauan Seribu, Dasarnya Apa?

Heru pun menegaskan untuk saat ini Pemprov DKI akan tetap memberlakukan ganjil genap sesuai aturan yang sudah ada, yakni setiap Senin sampai Jumat pukul 06.00-10.00 dari pukul 16.00-21.00 WIB.

“Ya sudah, kita berpikir yang sekarang saja. Di luar itu, kita usaha di luar dari yang sudah ditetapkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, usulan sistem ganjil genap 24 jam nonstop dilontarkan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah.

Baca Juga :  Wali Kota Minta Pejabat Jaksel Tak Minder Usai Dimutasi

Ida meyakini penerapan ganjil genap 24 jam dapat mengatasi polusi udara dan mengurangi kemacetan di Jakarta.

“Harapan saya, pemda segera mengevaluasi yang sudah dilakukan beberapa hari ini masukan dari saya kalau memang evaluasinya sangat kecil, mengurangi polusi segera dilakukan ganjil genap ini berlaku 24 jam,” kata Ida kepada wartawan, Kamis (24/8/2023).

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...