Kamis, April 16, 2026

Rusun ASN di IKN Dibangun 47 Tower, Mulai Juli 2024 Siap Ditempati Pegawai

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pembangunan 47 tower rumah susun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

Rusun ini diharapkan bisa dihuni pegawai mulai Juli 2024.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan pembangunan 47 tower rusun di IKN disiapkan untuk ASN dan pegawai Pertahanan dan Keamanan (Hankam).

Pembangunan rusun ditargetkan rampung pada Desember 2024.

Baca Juga :  Maju Pilkada Depok, Erina Gudono Tak Sudi Foto Jadul Kaesang Pangarep Beredar

“Minimal pada Juli 2024 sudah terbangun 12 tower beserta meubelernya, sehingga sudah dapat langsung ditempai,” ujar Iwan Suprijanto dalam keterangannya dikutip, Rabu (30/8/2023).

Lokasi rusun ASN Hankam berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan IKN sub-WP 1A di atas lahan seluas 45,91 hektare.

Tower rusun yang dibangun berjumlah 2.820 unit dengan tipe 98 meter persegi tiap unitnya.

Sebanyak 31 rusun memiliki 1.860 unit untuk menampung 5.580 ASN.

Baca Juga :  Ajak Investor Singapura Tanam Modal di IKN, Jokowi: Ini Kesempatan Emas

Hunian anggota Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) disiapkan 7 rusun, serta 9 rusun untuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dengan total 960 unit menampung 2.880 personel.

Setiap unit rusun dihuni tiga orang dengan masing-masing kamar tidur.

“Masing-masing tower setinggi 12 lantai, terdiri dari lantai 1 dan 2 dimanfaatkan untuk podium, sedangkan 10 lantai sisanya untuk hunian. Setiap unitnya disiapkan tiga kamar tidur. Jadi di dalam satu unit tersebut terdapat masing-masing kamar tidur untuk satu orang,” kata Iwan.

Baca Juga :  Jokowi Bangun Memorial Park Senilai Rp 361 Miliar di IKN, Untuk Apa?

Iwan mengatakan, pembangunan 47 tower ASN Hankam merupakan dukungan untuk proses pemindahan ASN secara bertahap ke IKN yang dimulai tahun 2024.

“Pembangunan 47 tower rusun dari dana APBN Rp9,4 triliun. Sisanya akan menyusul dibangun rusun dengan pendanaan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU),” kata Iwan.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...