Rabu, Mei 13, 2026

Said Didu Ungkap Sosok “Komandan” di Balik Judol Hayam Wuruk, Singgung Operator Kamboja

WIB

Aliansi.co,Jakarta-Pegiat media sosial yang juga Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu mengendus adanya sosok “komandan” di balik praktik judi online (judol) yang digerebek di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan Said Didu melalui akun media sosial X pribadinya, @msaid_didu, pada Senin (12/5/2026).

Ia juga mengungkapkan dugaan adanya figur berpengaruh yang mengoordinasikan aktivitas judi online, termasuk yang beroperasi dari luar negeri.

“‘Komandan’ judi online asing adalah tokoh dekat kekuasaan?” tulis Said Didu dalam unggahannya, dikutip Selasa (12/5/2026).

Baca Juga :  Surat Telegram Kapolri, 4 Kombes Pecah Bintang jadi Brigjen

Ia menyebut memperoleh informasi bahwa praktik judi online di Indonesia terbagi dalam dua kelompok besar, yakni yang beroperasi di dalam negeri dan di luar negeri, dengan koordinator yang berbeda namun memiliki pelindung yang sama.

“Info bahwa judi online (judol) di Indonesia terdiri dari dua kelompok, yaitu judol yang beroperasi di dalam negeri dan di luar negeri yang dikoordinir oleh orang yang berbeda, tapi ‘pelindungnya’ sama,” ujar Said Didu.

Lebih lanjut, ia menyebut kelompok judi online yang beroperasi di luar negeri diduga dikendalikan oleh tokoh yang dekat dengan kekuasaan.

Baca Juga :  Peringati Hari Lahir Pancasila, Prabowo Sindir Penghianat dan Koruptor di Kabinetnya

Bahkan, menurut dia, aktivitas tersebut juga mencakup pengiriman warga negara Indonesia (WNI) sebagai operator judi online ke Kamboja.

“Infonya, judol luar negeri dikendalikan oleh tokoh dekat kekuasaan, termasuk ‘pengiriman’ WNI sebagai operator judol di Kamboja,” tulisnya.

Said Didu juga menduga jaringan judi online asing yang beroperasi di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, memiliki keterkaitan dengan pihak yang sama saat beroperasi di Kamboja.

Baca Juga :  Alasan Khilaf dan Lupa, KPK Minta Maaf Tetapkan Kabasarnas Tersangka Suap

“Sepertinya judol asing di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, juga dikoordinir oleh tokoh yang sama saat beroperasi di Kamboja,” lanjutnya.

Di akhir pernyataannya, Said Didu berharap penggerebekan yang dilakukan aparat penegak hukum tersebut menjadi langkah awal penertiban judi online secara tegas di Indonesia.

Ia meyakini penertiban judol dilakukan secara tegas oleh Presiden Prabowo Subianto. 

“Semoga penggerebekan judol di Jakarta tersebut menjadi langkah nyata penertiban judol secara tegas oleh Bapak Presiden,” tulis Said Didu.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...

Dana Umat Rp28 Miliar Diduga Digelapkan, BNI Janji Kembalikan Bertahap

Aliansi.co, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan akan mengembalikan dana umat senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga digelapkan dalam kasus...