Selasa, Agustus 18, 2026

Viral Caleg Nyaru Nelayan Tolak Makan Siang Gratis, Prabowo: Dia Harusnya Bintang Sinetron

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyindir sosok calon legislatif (caleg) yang menyaru jadi seorang nelayan dan viral di media sosial.

Prabowo kesal karena caleg yang menyamar jadi nelayan tersebut menolak progam makan siang gratis yang diusulkannya.

Apalagi belakangan diketahui, nelayan palsu itu ternyata seorang caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bernama Sappe.

“Ada yang tidak setuju, ada yang nyamar sebagai nelayan. Berani-berani ya, nyamar sebagai nelayan, nyamar sebagai petani, dan mengatakan kami tidak perlu makan gratis,” ujar Prabowo saat menghadiri kampanye akbar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung pada Kamis (8/2/2024).

Baca Juga :  Antisipasi Pelanggaran, Bawaslu Susun Pemetaan Indikator Kerawanan Pemilu 2024

Prabowo menyampaikan akting yang dipertontonkan caleg PKS di hadapan capres nomor urut 1 Anies Baswedan itu, layak mendapatkan penghargaan seperti Piala Citra ataupun Piala Oscar.

“Itu sedang diusulkan menerima Piala Citra atau menerima Oscar. Itu lumayan, dia jangan jadi caleg, dia harusnya bintang sinetron,” ungkap Prabowo.

Sebuah video viral beredar di media sosial yang memperlihatkan sosok seorang pria yang menangis kepada capres paslon nomor urut 1 Anies Baswedan saat ia berkampanye di Lapangan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan pada Selasa 6 Februari 2024.

Baca Juga :  Setelah Megawati, Kini Denny Indrayana Kirim Surat Terbuka ke Pimpinan DPR, Begini Isi Lengkapnya

Pria tersebut menangis sesegukan hingga mengemis kepada Anies Baswedan sambil mengutarakan keluhan nasib nelayan.

Ia juga menyampaikan betapa mirisnya kehidupan masyarakat nelayan yang sangat sulit untuk mendapatkan bahan bakar.

“Saya nelayan atas nama Sappe mewakili seluruh lapisan masyarakat khususnya Sulawesi Selatan, masyarakat nelayan yang selama ini di mana kami susah mendapatkan bahan bakar pak,” katanya.

Baca Juga :  Prabowo-Gibran Menang Telak di TPS Kampung Halaman di Minahasa

“Di mana-mana kami sulit mendapatkan Pak, begitu juga saudara-saudara kami para petani sudah sulit. Oleh karena itu, Pak, kami tak butuh makan gratis, kami tak butuh susu gratis Pak,” katanya sambil terisak di hadapan Anies.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...