Selasa, Mei 19, 2026

Tidak Janji, Jokowi Berusaha Bansos Beras Berlanjut hingga Akhir Tahun 2024

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan sosial (bansos) berupa beras kepada masyarakat hingga akhir tahun 2024.

Namun, Jokowi menyebut pemberian bansos tersebut tergantung pada ketersediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal itu dikatakan Jokowi saat kunjungan ke Kompleks Pergudangan Bulog Kalangkangan di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Rabu (27/3/2024).

“Saya akan berusaha, tapi saya enggak janji,” kata Jokowi dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden, Rabu (27/3/2024).

Baca Juga :  Optimalkan Tambahan Kuota Haji, Menag Ingatkan Layanan Prinsip Berkeadilan dan Kepuasaan Jemaah

Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi menyerahkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat.

Jokowi juga mengonfirmasi bahwa penerima manfaat sudah menerima bantuan untuk bulan Januari, Februari, dan Maret, serta mengumumkan bahwa distribusi akan berlanjut untuk tiga bulan berikutnya.

“Ini untuk yang 10 kilo Januari sudah diterima? Februari sudah? Maret sudah, kan sudah diterima. Nanti akan dilanjutkan April, Mei, Juni. Setuju?” ujar Jokowi yang dijawab masyarakat yang hadir dengan setuju.

Baca Juga :  Dito Habiskan Waktu Bersama Anak Istri Sebelum jadi Menpora

Alasan pemberian bantuan beras, menurut Jokowi karena harga beras yang sedikit naik, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di banyak negara lain.

Dengan menyebutkan bahwa beberapa negara mengalami kekurangan pangan, Jokowi ngin menekankan bahwa Indonesia masih dalam posisi yang relatif baik dengan stok beras di Bulog yang mencapai 1,2 juta ton.

“Saya kalau ke daerah kalau datang ke gudang Bulog, pasti saya cek. Kalau terjadi masalah, saya akan segera perintahkan untuk segera stoknya mencukupi,” tuturnya.

Baca Juga :  Banyak Tidak Tepat Sasaran, Prabowo Instruksikan Evaluasi Penyaluran Bansos

Yeyen, salah satu warga penerima manfaat, merasa senang mendapatkan bantuan pangan dari pemerintah.

Ini merupakan kali keempatnya mendapatkan beras 10 kilogram.

“Sangat bersyukur sekali dapat bantuan seperti ini dari Pak Jokowi. Berharap bantuannya bisa dilanjutkan lebih berkembang lagi biar bantu masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...