Kamis, April 16, 2026

Berakhir Damai, Begini Nasib Pelaku Bentrok TNI AL dan Brimob di Sorong

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pertikaian antara anggota TNI AL dan Brimob Polda Papua Barat di Sorong, Papua Barat Daya, telah berakhir damai.

Kendati demikian, sanksi tegas akan diberikan kepada para pelaku yang terlibat dalam bentrok tersebut.

“Kapolda sudah menyampaikan permohonan maaf kepada TNI khususnya dan masyarakat umumnya, serta akan memberikan tindakan tegas kepada para pelaku yang menyebabkan rusaknya soliditas TNI-Polri ini,” tutur Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI Hersan kepada wartawan, Senin (15/4/2024).

Baca Juga :  Jokowi Sindir Pembangunan Infrastruktur Pelabuhan yang Tidak Sinkron

Sebelumnya, konflik antara anggota TNI dan Polri itu terjadi di ruang tunggu keberangkatan Pelabuhan Sorong, Minggu (14/4/2024).

Menurut Laksda Hersan, saat ini situasi di Sorong sudah berangsur kondusif.

Dia mengaku sangat menyayangkan dirusaknya sinergitas TNI-Polri oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Hersan berharap kejadian ini tidak terulang lagi agar soliditas TNI dan Polri tetap terjalin erat.

Baca Juga :  Kejagung Ungkap Awal Mula Skandal Minyak Mentah Pertamina hingga Rugikan Negara Rp 285 Triliun

Sementara itu, Kapolda Papua Barat Irjen Johnny Eddizon memastikan kejadian ini bukan konflik antarsatuan.

“Ini hanya akibat kesalahpahaman yang bersifat individu,” ujarnya.

Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya peristiwa ini.

“Kami tetap berkomitmen menjaga soliditas TNI dan Polri,” ujarnya.

Saat ini, pimpinan TNI dan Polri wilayah Sorong tengah menyelidiki kasus tersebut lebih lanjut.

Dia pun berharap kepada prajurit yang terluka agar kembali pulih dan bisa untuk bersama-sama saling berkolaborasi dalam melaksanakan tugas berikutnya.

Baca Juga :  Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan kepada Enam Tokoh, Presiden FIFA Diganjar Tanda Bintang Jasa Pratama

“Kepada masyarakat kami himbau terkhusus yang ada di Sorong dan semua yang ada di tanah Papua, jangan terhasut ataupun terbawa informasi yang tidak benar,” kata dia.

“Kami punya tugas menjaga kerukunan, membangun toleransi, pesan persatuan dalam keberagaman selalu kita sampaikan. Kita harus menjaga soliditas antara TNI-Polri,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...