Selasa, Mei 19, 2026

Alhamdulillah, Anak Bos Toko Roti Sudah Ditangkap, Kabur ke Sukabumi Usai Viral Aniaya Karyawan Wanita

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Usai kabur beberapa hari, George Sugama Halim, pelaku penganiayaan karyawan toko roti di Cakung, Jakarta Timur, akhirnya ditangkap polisi pada Minggu (15/12/2024) malam.

Anak bos toko roti tersebut diciduk dari sebuah hotel di Sukabumi, Jawa Barat, usai viral menganiaya DA, karyawan toko roti milik ayahnya.

Kabar penangkapan itu salah satunya disampaikan oleh ajudan Presiden Prabowo Subianto, Kombes Ahrie Sonta di akun X pribadinya, @ahriesonta, Senin (16/12/2024).

George Sugama Halim, katanya, ditangkap tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.

“Alhamdulillah (George) sudah ditangkap oleh tim jatanreas Ditreskrimum PMJ dan Satreskrim Polrestra Jaktim. Selamat untuk tim,” tulisnya.

Baca Juga :  Terungkap, Warga Sipil yang Terlibat dalam Kasus Kematian Imam Masykur ternyata Kakak Ipar Riswandi Manik

Penangkapan George Halim Sugama dibenarkan oleh Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly.

Dia menyampaikan, pelaku penganiaya DA, karyawan toko roti tersebut, diciduk saat bersama keluarganya di salah satu hotel di Sukabumi, Jawa Barat.

“Pelaku sudah diamankan oleh personel gabungan Dit Krimum Polda Metro Jaya dan Sat Reskrim Polrestro Jaktim,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (16/12/2024).

“Pelaku bersama keluarganya,” sambungnya,

Penganiayaan DA, pegawai toko roti di Cakung, Jakarta Timur oleh anak bosnya hingga mengalami luka di bagian kepala viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat, anak pemilik toko roti George Sugama Halim alias GSH marah-marah kepada karyawan wanita.

Baca Juga :  Pelaku Pembacokan Eks Ketua KY Dibekuk, Korban Dikuntit sampai Depan Rumah

Bahkan anak bos toko roti tersebut melemparkan kursi dan mesin EDC ke arah karyawan wanita yang berada di depannya.

Ayah pelaku yang juga bos toko roti kemudian menarik DA untuk meninggalkan toko dan menyarankan untuk melapor ke polisi.

Peristiwa penganiyaan itu disebutkan terjadi pada 17 Oktober 2024 sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat itu para pegawai sedang menjaga toko roti lalu didatangi pelaku.

Setelah itu, pesanan online makanan GSH datang.

GSH kemudian menyuruh salah satu pegawai mengantar makanannya ke kamar pribadi.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK, Polisi Korek Keterangan Saut Situmorang Hari Ini

“Dia nyuruh saya seperti menyuruh seorang babu,” tulis DA dalam tulisan yang diunggahnya di media sosial dikutip, Minggu (15/12/2024).

DA menolak permintaan GSH karena sedang mengerjakan pekerjaan yang harus diselesaikan malam itu.

Penolakan DA juga karena berkaca dengan peristiwa sebelumnya.

Saat mengantarkan makanan ke kamar, DA pernah dilempar meja oleh GSH tapi tidak mengenai dirinya.

“Saya dikatain babu, orang miskin, dia merendahkan saya dan keluarga saya,” tulis DA menceritakan pengalaman sebelumnya.

Waktu itu, tulis DA, GSH juga mengaku kebal hukum.

GSH mengatakan, orang miskin seperti DA tidak akan bisa menjebloskannya ke penjara.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...