Minggu, Juli 5, 2026

Bayar Rp 7 Juta, Pelarian Gembong Narkoba Ko Erwin Kandas di Jalur Tikus

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian gembong narkotika asal Bima, Ko Erwin, kandas di perairan Tanjungbalai saat berupaya kabur ke Malaysia melalui jalur tikus.

Ko Erwin diringkus tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri pada Kamis (26/2/2026), ketika perahu yang ditumpanginya hampir memasuki wilayah perairan Malaysia.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan, penangkapan dilakukan saat buronan tersebut nyaris keluar dari yurisdiksi hukum Indonesia.

“Ditangkap saat hampir mencapai wilayah perairan Malaysia dan segera keluar dari yurisdiksi hukum Indonesia,” ujar Eko kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga :  Bareskrim Periksa 12 Saksi Terkait Kasus Dugaan Hoax Putusan Sistem Pemilu

Dalam video yang beredar, terlihat aksi kejar-kejaran di laut antara aparat dan kapal tradisional yang membawa Ko Erwin.

Kapal itu akhirnya berhasil dicegat sebelum memasuki perairan internasional.

Dibantu Orang Kepercayaan

Berdasarkan hasil penyelidikan, Ko Erwin diduga telah merancang pelarian setelah merasa pergerakannya terendus aparat.

Ia dibantu sejumlah orang kepercayaannya untuk meloloskan diri.

Akhsan Al Fadhli disebut berperan sebagai fasilitator pergerakan, sementara Rusdianto alias Kumis menyiapkan perahu tradisional untuk menyeberang ke Malaysia melalui jalur tidak resmi.

Baca Juga :  Usai Gelar Perkara, Bahar Smith Ditetapkan Tersangka Pencurian dengan Kekerasan

Ia membayar Rp 7 juta kepada penyedia perahu agar dapat menyeberangkan Erwin ke Malaysia melalui “jalan tikus”.

Penyidik juga mengungkap adanya sosok lain yang diduga mengendalikan pelarian tersebut dan dikenal dengan julukan “The Docter”.

Hingga kini, identitas figur tersebut masih dalam pendalaman.

Terungkap dari Pengembangan Kasus di Bima

Eko menjelaskan, keterlibatan Ko Erwin terungkap dari pengembangan kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polda NTB yang sebelumnya menjerat mantan Kepala Satresnarkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi.

Baca Juga :  Minum Air Bong Sabu, Bayi di Samarinda Teler Semalam Suntuk, Begini Kronologisnya

Ko Erwin diduga berperan dalam sindikat jaringan perdagangan dan peredaran narkotika di Bima.

Ia juga dikaitkan dengan dugaan aliran dana dalam jumlah besar kepada sejumlah oknum personel kepolisian.

“Diduga bertujuan untuk memberikan perlindungan sehingga peredaran narkotika dapat berjalan tanpa hambatan di wilayah Bima Kota,” kata Eko di Jakarta.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...