Senin, Juni 1, 2026

Didampingi Prabowo di Rakernas LDII, Jokowi Singgung Pemimpin Nasional yang Kuat untuk Indonesia

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyinggung soal pemimpin nasional yang kuat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam sambutannya saat membuka Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tahun 2023 di Jakarta Timur, pada Selasa (7/11/2023).

Saat acara Rakernas LDII, turut mendampingi Jokowi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Baca Juga :  Tak Hanya Bintang 4, Prabowo Juga Layak Dapat Penghargaan Jenderal Bintang 5

Jokowi mengatakan bahwa ke depan tantangan global yang dihadapi tidak mudah.

Namun, dia menyebut Indonesia akan bisa menghadapi tantangan tersebut jika memiliki semangat persatuan yang kuat dan pemimpin nasional yang kuat.

“Oleh sebab itu, sering saya sampaikan 2024, 2029, 2034 ini adalah momentum yang sangat menentukan Indonesia bisa melompat maju atau tidak sehingga dibutuhkan kepemimpinan nasional yang kuat, persatuan yang kuat, kekompakan yang kuat,” kata Jokowi dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (8/11/2023).

Baca Juga :  Jokowi Sahkan UU ASN 2023, Instansi Pemerintah Dilarang Angkat Honorer

Meski tantangan ke depan tidak mudah, tetapi Jokowi meyakini pembangunan SDM dari sejumlah sisi seperti kebangsaan dan keagamaan akan mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Itulah tantangan yang ke depan makin tidak mudah. Tapi sekali lagi dengan karakter yang kita bangun, karakter SDM yang kita bangun saya yakini insyaallah kita bisa mencapainya,” ucapnya.

Baca Juga :  Bupati Sula Akui Pedagang Penagih Utang Sudah Minta Maaf, ASN Peminjam Uang Diperiksa Inspektorat

Lebih lanjut, Jokowi memandang bahwa kepemimpinan nasional yang kuat juga dibutuhkan dalam menghadapi tantangan tersebut.

“Kepempinan nasional yang mempersatukan, kepemimpinan nasional yang mau merangkul semuanya untuk kekompakan, kesolidan untuk persatuan negara ini dalam mencapai sebuah cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...