Aliansi.co,Jakarta- Matahari di langit Jakarta Selatan mulai redup ketika halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan dipenuhi ribuan pegawai pada Jumat (29/5/2026) sore.
Aparatur sipil negara (ASN), petugas PPSU, pejabat, hingga staf berdiri berbaris menunggu sosok yang selama ini mereka panggil “Pak Wali”.
Jarum jam tepat menunjuk pukul 16.00 WIB saat Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar perlahan melangkah turun dari lantai dua kantor wali kota.
Di sampingnya, sang istri, Diah Anwar, berjalan mendampingi.
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murtadho dan Sekretaris Kota Muklisin turut mengiringi langkah terakhir Anwar sebagai orang nomor satu di Jakarta Selatan.
Tepuk tangan langsung menyambut ketika Anwar berdiri di depan pintu lobi.
Sejumlah pegawai tampak mengangkat ponsel untuk merekam momen terakhir kebersamaan tersebut.
Beberapa lainnya hanya terdiam sambil menahan haru.
Suasana mendadak hening ketika Anwar mulai memegang gagang mikrofon.
Dengan suara berat dan mata berkaca-kaca, ia memandang ribuan pegawai yang berdiri di hadapannya.
“Bapak ibu yang saya cintai dan banggakan, hari ini menjadi langkah terakhir saya di tengah keluarga Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan sebagai wali kota,” ujar Anwar memulai kata sambutannya.
Kalimat itu sontak membuat suasana semakin emosional.
Sejumlah pegawai dan ASN tampak menyeka air mata.
Bagi Anwar, perpisahan itu bukan sekadar akhir masa jabatan.
