Minggu, Oktober 4, 2026

Dilepas Ribuan Pegawai, Tangis Wali Kota Jaksel Pecah di Ujung Pengabdian

WIB

Ada banyak cerita yang tertinggal selama masa pengabdiannya di Jakarta Selatan.

Ia mengaku tidak mudah mengucapkan salam perpisahan karena terlalu banyak kenangan, perjuangan, tawa, hingga lelah yang telah dilalui bersama para pegawai.

“Bagi saya, Jakarta Selatan tidak sekadar tempat bekerja dan mengabdi, tetapi sudah seperti rumah. Semua di sini sudah saya anggap sebagai keluarga,” katanya.

Di tengah sambutannya, suara Anwar beberapa kali bergetar.

Ia tampak berusaha menahan tangis saat mengenang kebersamaan dengan seluruh jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Merusak Trotoar dan Saluran, Pembangunan Gorong-gorong di Kramat Pela Diprotes Warga

“Saya akan mengingat setiap kenangan, setiap kerja sama, dan setiap doa yang menguatkan langkah saya,” ucapnya sambil menyeka air mata dengan tisu yang diberikan sang istri.

Bagi Anwar, kedekatannya dengan para pegawai bukan sekadar hubungan formal antara atasan dan bawahan.

Ia merasa tumbuh dan berjuang bersama mereka.

“Saya merasa sebagai bagian dari mereka. Ini adalah keluarga besar saya. Waktu satu tahun terasa seperti sepuluh tahun di Jakarta Selatan. Artinya kami sudah saling menjiwai, seolah-olah kami satu darah,” tutur Anwar.

Baca Juga :  Pramono Kagum Arsitektur Masjid Darul Jannah di Kantor Wali Kota Jaksel

Ia lalu mengibaratkan hubungan itu seperti jari-jari tangan yang saling terhubung.

“Ibarat jari, jika satu bagian sakit, bagian lainnya pun turut merasa sakit. Itulah sebabnya saya merasa sangat berat untuk pergi,” kata dia.

Meski demikian, Anwar menyadari masa jabatannya memang telah usai berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang diterimanya.

Di tengah suasana haru itu, Anwar masih sempat melontarkan cerita ringan yang membuat beberapa pegawai tersenyum.

Baca Juga :  Bertemu Wali Kota New York, Pramono Singgung Jakarta Bond hingga Banjir

Ia mengaku hingga beberapa saat sebelum meninggalkan kantor, dirinya masih diminta menandatangani dokumen gaji pegawai.

“Tadi pun saat saya di pintu hendak pulang, saya masih diminta untuk menandatangani dokumen gaji. Alhamdulillah,” ujar Anwar disambut tawa dan tepuk tangan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...