Selasa, September 29, 2026

Disinggung KPK, Pramono Catat Kasus Korupsi Lama di Pemprov DKI Jakarta, Apa Saja? 

WIB

Aliansi.co, JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menggelar pertemuan dengan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanis Tanak, dan jajaran terkait untuk membahas pencegahan korupsi di wilayah Jakarta.

Dalam pertemuan itu, pimpinan KPK menyinggung sejumlah kasus korupsi lama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang belum tuntas.

“Tadi diingatkan beberapa kasus lama yang belum selesai, tentunya itu menjadi catatan,” ujar Pramono kepada wartawan usai pertemuan dengan pimpinan KPK, dikutip Selasa (25/3/2025).

Baca Juga :  Lepas Bus Mudik Gratis dari Monas, Pramono: Animo Masyarakat Luar Biasa

Pramono menegaskan bahwa sejumlah kasus korupsi tersebut terjadi pada era Gubernur Jakarta sebelumnya.

Pramono mengaku siap membantu KPK dalam menyelesaikan kasus korupsi lama tersebut.

“Dan beberapa hal yang diingatkan, memang hampir semuanya sebelum saya menjabat, tetapi apapun karena saya sudah menjadi Gubernur DKI Jakarta, itu juga menjadi tanggung jawab saya,” ucapnya.

Namun, Pramono enggan mengungkap kasus korupsi apa saja yang akan dibongkar KPK.

Baca Juga :  Buntut Teriak Bawa Bom di Pesawat, Pria Asal Pematang Siantar Diblacklist Lion Air

“Ya kalau itu bersifat tertutup ya,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK, Cahya H. Harefa, menambahkan bahwa salah satu sorotan pimpinan KPK dalam pertemuan tersebut adalah perbaikan tata kelola pengadaan barang dan jasa di Pemprov DKI Jakarta agar tidak kembali terjadi kasus korupsi.

“Tadi pimpinan juga mengingatkan beberapa hal, termasuk di dalamnya pengadaan barang dan jasa,” ucap Cahya.

Baca Juga :  Di Depan Kapolda dan Pangdam Jaya, Pramono Ungkap Total Kerugian Akibat Kericuhan Demo

Selain itu, Cahya menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta juga diminta untuk memperbaiki tata kelola serta meningkatkan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2025 yang mencapai Rp91,34 triliun.

“Kira-kira seperti itu dari pembinaan KPK tadi juga menyampaikan, termasuk juga optimalisasi pendapatan daerah untuk terus ditingkatkan, sekaligus juga untuk efisiensi dari anggaran DKI yang sudah sangat besar ini,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...

Karaoke di PIK Jakarta, Mahasiswi Asal Banten Tewas Overdosis Diduga Narkoba

Aliansi.co,Jakarta- Seorang mahasiswi berinisial S asal Serang, Banten, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/9/2026). Korban diduga...