Rabu, Juni 10, 2026

Disinggung KPK, Pramono Catat Kasus Korupsi Lama di Pemprov DKI Jakarta, Apa Saja? 

WIB

Aliansi.co, JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menggelar pertemuan dengan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanis Tanak, dan jajaran terkait untuk membahas pencegahan korupsi di wilayah Jakarta.

Dalam pertemuan itu, pimpinan KPK menyinggung sejumlah kasus korupsi lama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang belum tuntas.

“Tadi diingatkan beberapa kasus lama yang belum selesai, tentunya itu menjadi catatan,” ujar Pramono kepada wartawan usai pertemuan dengan pimpinan KPK, dikutip Selasa (25/3/2025).

Baca Juga :  HPN 2026 di Jaksel, Wali Kota Harap Pers Terus Beri Dampak Positif

Pramono menegaskan bahwa sejumlah kasus korupsi tersebut terjadi pada era Gubernur Jakarta sebelumnya.

Pramono mengaku siap membantu KPK dalam menyelesaikan kasus korupsi lama tersebut.

“Dan beberapa hal yang diingatkan, memang hampir semuanya sebelum saya menjabat, tetapi apapun karena saya sudah menjadi Gubernur DKI Jakarta, itu juga menjadi tanggung jawab saya,” ucapnya.

Namun, Pramono enggan mengungkap kasus korupsi apa saja yang akan dibongkar KPK.

Baca Juga :  Pramono Dorong ASN Jakarta Naik Transportasi Gratis Setiap Rabu

“Ya kalau itu bersifat tertutup ya,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK, Cahya H. Harefa, menambahkan bahwa salah satu sorotan pimpinan KPK dalam pertemuan tersebut adalah perbaikan tata kelola pengadaan barang dan jasa di Pemprov DKI Jakarta agar tidak kembali terjadi kasus korupsi.

“Tadi pimpinan juga mengingatkan beberapa hal, termasuk di dalamnya pengadaan barang dan jasa,” ucap Cahya.

Baca Juga :  Ungkap Ada Ordal Terlibat, Pramono Laporkan Kasus Gangguan Bank DKI ke Bareskrim Polri

Selain itu, Cahya menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta juga diminta untuk memperbaiki tata kelola serta meningkatkan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2025 yang mencapai Rp91,34 triliun.

“Kira-kira seperti itu dari pembinaan KPK tadi juga menyampaikan, termasuk juga optimalisasi pendapatan daerah untuk terus ditingkatkan, sekaligus juga untuk efisiensi dari anggaran DKI yang sudah sangat besar ini,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...