Senin, Juli 6, 2026

Di Depan Kapolda dan Pangdam Jaya, Pramono Ungkap Total Kerugian Akibat Kericuhan Demo

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap total kerugian akibat kericuhan dalam beberapa aksi demo yang terjadi belakangan ini di Ibu Kota.

Hal tersebut disampaikannya di depan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, usai rapat membahas kondisi terkini Jakarta di Balai Kota, Senin (1/9/2025).

“Kemarin ada pertanyaan mengenai estimasi kerugian. MRT Jakarta ada kerusakan infrastruktur sebesar Rp3,3 miliar. TransJakarta kurang lebih Rp41,6 miliar. Kemudian kerusakan CCTV dan infrastruktur lainnya Rp5,5 miliar, Bank Jakarta sebesar Rp714 juta, sehingga total kerusakan ada Rp51 miliar,” ungkap Pramono.

Baca Juga :  Truk Viral Buang Tinja Sembarangan di Jakarta Timur Ditangkap, Ini Pemiliknya

Pramono juga menjelaskan secara rinci dampak kerusakan fisik dari aksi unjuk rasa yang terjadi.

Tercatat sebanyak 32 halte TransJakarta mengalami kerusakan, termasuk 4 halte rusak berat, 5 halte rusak sedang, dan 22 halte rusak ringan.

Selain itu, satu pintu tol juga terdampak akibat aksi massa.

“Seluruh halte yang dirusak tersebut telah dilakukan pembersihan mulai Sabtu (30/8) dan segera akan kita lakukan perbaikan. Mudah-mudahan baik yang rusak sedang maupun berat bisa kita selesaikan tanggal 8 atau 9 September,” jelasnya.

Baca Juga :  Menengok Kemeriahan Pameran Karya Seni Anak Berkebutuhan Khusus di Tebet Eco Park

Pemprov DKI Jakarta, kata Pramono, telah menetapkan kebijakan transportasi gratis untuk MRT Jakarta dan TransJakarta mulai 31 Agustus hingga 7 September 2025, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Ia menegaskan, seluruh rute layanan di 14 koridor TransJakarta sudah kembali beroperasi normal sejak Senin pagi.

“Mulai 1 September 2025 pukul 05.00 WIB, seluruh rute layanan TransJakarta di 14 koridor sudah berjalan dengan normal,” ujarnya.

Baca Juga :  Dukung Program PMI, Pemkot Jaksel Ajak Masyarakat Bantu Donasi Kemanusian

“Selain itu, kita harus memberikan subsidi transportasi gratis kurang lebih Rp18 miliar sampai seminggu ini,” tambahnya.

Pramono juga memastikan kondisi pasokan pangan tetap aman meskipun terjadi gangguan dalam beberapa hari terakhir.

Di sektor pendidikan, kata dia, sebanyak 2.829 sekolah menerapkan pembelajaran daring, 2.349 sekolah masih menyelenggarakan pembelajaran luring, dan 346 sekolah menggunakan metode hybrid.

“Semua kebijakan pembelajaran dilakukan dengan menyesuaikan situasi keamanan di lapangan,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...