Senin, Oktober 5, 2026

Di Depan Kapolda dan Pangdam Jaya, Pramono Ungkap Total Kerugian Akibat Kericuhan Demo

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap total kerugian akibat kericuhan dalam beberapa aksi demo yang terjadi belakangan ini di Ibu Kota.

Hal tersebut disampaikannya di depan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, usai rapat membahas kondisi terkini Jakarta di Balai Kota, Senin (1/9/2025).

“Kemarin ada pertanyaan mengenai estimasi kerugian. MRT Jakarta ada kerusakan infrastruktur sebesar Rp3,3 miliar. TransJakarta kurang lebih Rp41,6 miliar. Kemudian kerusakan CCTV dan infrastruktur lainnya Rp5,5 miliar, Bank Jakarta sebesar Rp714 juta, sehingga total kerusakan ada Rp51 miliar,” ungkap Pramono.

Baca Juga :  Kisah Pilu Siswa SMK di Jaksel, Terancam Putus Sekolah gegara Tak Mampu Bayar Karya Wisata ke Bali

Pramono juga menjelaskan secara rinci dampak kerusakan fisik dari aksi unjuk rasa yang terjadi.

Tercatat sebanyak 32 halte TransJakarta mengalami kerusakan, termasuk 4 halte rusak berat, 5 halte rusak sedang, dan 22 halte rusak ringan.

Selain itu, satu pintu tol juga terdampak akibat aksi massa.

“Seluruh halte yang dirusak tersebut telah dilakukan pembersihan mulai Sabtu (30/8) dan segera akan kita lakukan perbaikan. Mudah-mudahan baik yang rusak sedang maupun berat bisa kita selesaikan tanggal 8 atau 9 September,” jelasnya.

Baca Juga :  Gaji Warga Jakarta Rp10 Juta, Pernyataan KDM Dianggap Konyol dan Berpotensi jadi Jebakan Batman

Pemprov DKI Jakarta, kata Pramono, telah menetapkan kebijakan transportasi gratis untuk MRT Jakarta dan TransJakarta mulai 31 Agustus hingga 7 September 2025, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Ia menegaskan, seluruh rute layanan di 14 koridor TransJakarta sudah kembali beroperasi normal sejak Senin pagi.

“Mulai 1 September 2025 pukul 05.00 WIB, seluruh rute layanan TransJakarta di 14 koridor sudah berjalan dengan normal,” ujarnya.

Baca Juga :  Disinggung KPK, Pramono Catat Kasus Korupsi Lama di Pemprov DKI Jakarta, Apa Saja? 

“Selain itu, kita harus memberikan subsidi transportasi gratis kurang lebih Rp18 miliar sampai seminggu ini,” tambahnya.

Pramono juga memastikan kondisi pasokan pangan tetap aman meskipun terjadi gangguan dalam beberapa hari terakhir.

Di sektor pendidikan, kata dia, sebanyak 2.829 sekolah menerapkan pembelajaran daring, 2.349 sekolah masih menyelenggarakan pembelajaran luring, dan 346 sekolah menggunakan metode hybrid.

“Semua kebijakan pembelajaran dilakukan dengan menyesuaikan situasi keamanan di lapangan,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...