Sabtu, Oktober 3, 2026

Mayat Dalam Karung di Depok Ternyata Korban Mutilasi, Berawal dari Cekcok Usai Kenalan di Medsos

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Penemuan mayat pria di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, akhirnya terungkap sebagai kasus pembunuhan disertai mutilasi.

Polda Metro Jaya mengungkap pelaku berinisial Saepul (26) memutilasi jasad korban, Kunaefi (51), lalu membuang bagian tubuh korban di lokasi berbeda untuk menghilangkan jejak kejahatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto mengatakan, hasil penyelidikan mengungkap korban dan pelaku sebelumnya saling mengenal melalui media sosial.

Keduanya kemudian sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung, Depok, pada 23 Juli 2026.

Baca Juga :  "Dia Pegang-pegang Saya", Awal Mula Cekcok yang Berujung Mutilasi di Depok

“Korban dan pelaku berkenalan melalui media sosial sebelum akhirnya sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung,” kata Bhudi kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).

Namun, pertemuan tersebut berubah menjadi tragedi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya terlibat cekcok hingga Saepul diduga menyerang korban menggunakan sebilah golok.

Setelah memastikan korban meninggal dunia, pelaku kemudian memutilasi jasad Kunaefi.

Tindakan itu diduga dilakukan untuk menghilangkan jejak sekaligus menyulitkan proses identifikasi korban.

Baca Juga :  Peringati Harkitnas 2023, Heru Budi Ajak ASN DKI Bangkit Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Polisi mengungkap, tubuh korban kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dibuang di kawasan Tanah Merah, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Sementara itu, dua potongan kaki korban dibuang secara terpisah ke aliran kali di kawasan Pitara.

Sebelumnya, jasad korban sempat ditemukan dalam kondisi mengenaskan di lapangan Kavling Depkes, Kecamatan Pancoran Mas.

Polisi menemukan tubuh korban terbungkus karung dan plastik hitam dengan kondisi tangan terikat.

“Saat ditemukan kondisi jasad tangan terikat, dibungkus karung dan plastik hitam,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga :  Target Bulan Dana Rp10 M, Wali Kota Jaksel Dorong PMI Sosialisasi Masif

Temuan tersebut sempat membuat identitas korban belum diketahui.

Namun, setelah penyelidikan intensif dilakukan, polisi berhasil mengungkap identitas korban sekaligus menangkap pelaku yang diduga bertanggung jawab atas pembunuhan disertai mutilasi tersebut.

Polisi kini masih mendalami motif pelaku melakukan pembunuhan sadis itu, termasuk menggali lebih jauh kronologi peristiwa sejak pertemuan korban dan pelaku hingga jasad korban dibuang di dua lokasi berbeda.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...