Sabtu, Oktober 3, 2026

DKM Masjid di Lebak Bulus Tolak Park and Ride Bertingkat, Ungkap Keluhan hingga Kekecewaan Jamaah  

WIB

Diketahui, Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama PT MRT Jakarta tengah mematangkan perencanaan proyek yang nantinya dibiayai melalui investasi swasta guna mendukung integrasi transportasi dan pengembangan kawasan transit di Jakarta Selatan.

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan proses perencanaan saat ini sedang diselesaikan oleh PT MRT Jakarta.

Setelah rampung, tahapan berikutnya adalah melakukan market sounding untuk menjaring calon investor yang berminat membangun kawasan tersebut.

“Tahap ini PT MRT sudah melakukan perencanaan, dan tentu kami juga sudah diskusikan terkait dengan bagaimana pengembangan kawasan. Setelah perencanaan yang sekarang disusun difinalisasi, itu akan masuk ke tahapan kedua bagaimana mencari investor,” kata Syafrin saat meninjau kawasan Park and Ride Lebak Bulus bersama staf khusus gubernur, PT MRT Jakarta, dan jajaran Dinas Perhubungan, Selasa (9/6/2026).

Menurut Syafrin, pengembangan kawasan Lebak Bulus menjadi sangat strategis karena merupakan lokasi stasiun awal MRT Jakarta.

Baca Juga :  Usai Diperiksa Kejati, Kepala dan Kabid Nonaktif Dinas Kebudayaan Jakarta Dijebloskan ke Rutan Salemba

Karena itu, konsep pembangunan tidak hanya berfokus pada fungsi transportasi, tetapi juga integrasi dengan kawasan sekitar.

“Pengembangan kawasan Lebak Bulus ini menjadi sangat strategis karena di sini adalah stasiun awal MRT Jakarta. Oleh sebab itu, kami memberikan perhatian khusus agar setiap pengembangan di kawasan atau di area ini terintegrasi secara utuh dengan lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kawasan tersebut dirancang agar masyarakat dapat berpindah moda transportasi dengan mudah dan nyaman.

Integrasi antara fasilitas transportasi dan kawasan sekitar diharapkan menciptakan mobilitas yang lebih lancar bagi pengguna.

“Jadi tidak hanya dilihat dari fungsi transportasi, tetapi bagaimana fungsi transportasi terintegrasi dengan kawasan, sehingga mobilitas masyarakat baik itu yang berada di kawasan ini ataupun yang akan beraktivitas di kawasan ini seluruhnya seamless pergerakannya,” tuturnya.

Baca Juga :  Hapus Tato Gratis di Jakarta Selatan, Wali Kota: Semoga Jadi Jalan Hijrah

Selain meningkatkan kenyamanan mobilitas, pengembangan kawasan juga diharapkan menghadirkan lingkungan yang lebih tertata.

“Dan tentu ini akan membuat kawasan ini menjadi kawasan yang nyaman, tertib, dan humanis bagi setiap masyarakat,” lanjut Syafrin.

Ia menambahkan, keberadaan Park and Ride menjadi bagian penting dalam mendukung layanan MRT Jakarta.

Pengembangan tersebut sejalan dengan program Gubernur DKI Jakarta untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi menuju pusat kota.

“Layanan MRT itu harus bisa didukung dengan penyediaan lokasi Park and Ride. Harapannya dengan disiapkan lokasi Park and Ride yang memadai, maka masyarakat yang akan menuju ke pusat kota itu memarkirkan kendaraannya di lokasi ini, kemudian naik MRT ataupun TransJakarta ke pusat kota,” katanya.

“Dengan demikian, volume kendaraan yang masuk ke pusat kota dapat ditekan sehingga berdampak pada perbaikan kualitas lingkungan dan pengurangan kemacetan,” sambungnya.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Susuri Proyek Gorong-gorong RA Kartini: Belum Sampai Kali Pesanggrahan, Saya Akan Laporkan Pimpinan

Terkait rencana pembangunan, Syafrin mengungkapkan kawasan Park and Ride Lebak Bulus akan memiliki kapasitas besar dengan pembangunan gedung parkir bertingkat serta area parkir terbuka.

“Ya sesuai dengan perencanaan di kawasan ini akan dibangun lokasi Park and Ride. Kapasitasnya cukup masif karena akan ada gedung parkir dan juga secara pelataran,” ujarnya.

Tak hanya itu, kawasan di sisi selatan Lebak Bulus juga direncanakan berkembang menjadi area mixed-use yang menggabungkan berbagai fungsi dalam satu kawasan.

Kendati demikian, kata Syafrin, jadwal pembangunan masih menunggu selesainya perencanaan dan proses penjaringan investor.

“Setelah ini perencanaan difinalisasi oleh rekan-rekan PT MRT, kemudian akan dilakukan market sounding untuk mencari investor yang akan masuk melakukan pembangunan,” tandasnya. rbn

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...