Jumat, April 3, 2026

DPRD DKI Soroti TransJakarta, Khoirudin: Layanan Masih Bolong-bolong

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menyoroti layanan TransJakarta yang dinilai masih belum merata, meski capaian jangkauannya terus meningkat hingga mencakup sebagian besar wilayah Ibu Kota.

Hal tersebut disampaikan Khoirudin usai menghadiri perayaan hari jadi ke-12 PT TransJakarta di Halte TransJakarta Tosari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/3).

Menurut dia, masih terdapat sejumlah wilayah permukiman yang belum terlayani, khususnya oleh moda MikroTrans.

“Masih ada bolong-bolong wilayah Jakarta yang belum tersentuh layanan TransJakarta, ini MikroTrans. Masih banyak trayek masuk ke lingkungan yang belum dibuka,” ujar Khoirudin, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga :  Gembong PDI-P Meninggal, Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Hari Ini

Meski demikian, Khoirudin tetap mengapresiasi kinerja TransJakarta yang dinilai telah memaksimalkan pelayanan transportasi publik.

Saat ini, jangkauan layanan disebut telah mencapai 92 persen wilayah Jakarta.

“TransJakarta sebagai layanan bus untuk warga Jakarta kini telah menjangkau hingga 92 persen wilayah. Saya apresiasi karena dari sisi sarana dan infrastruktur, secara global sudah berada di peringkat ke-17,” katanya.

Politisi PKS ini juga menilai dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui subsidi transportasi memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Minta Jajaran Tidak Sembrono Kawal Demo Hari Buruh 

Ia menyebut alokasi anggaran Public Service Obligation (PSO) sebesar Rp4,8 triliun untuk TransJakarta merupakan langkah tepat dalam meringankan beban ekonomi warga.

“DPRD melalui fungsi anggaran tidak merasa dirugikan dengan pemberian PSO Rp4,8 triliun. Sebab, setiap Rp1 triliun memberikan dampak ekonomi hingga Rp3,2 triliun,” ungkapnya.

Menurut dia, dana tersebut pada dasarnya merupakan pengembalian pajak masyarakat kepada Pemprov DKI Jakarta.

Karena itu, warga berhak memperoleh layanan transportasi yang terjangkau dan berkualitas.

Baca Juga :  Prasetyo Dorong Pj Gubernur DKI Tuntaskan Polemik Kafe di Tulodong Kebayoran Baru

Khoirudin menambahkan, capaian TransJakarta tidak lepas dari fondasi kuat yang dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya serta kinerja jajaran manajemen saat ini.

“Saya pikir Rp4,8 triliun bukan angka yang terlalu besar, mengingat masyarakat telah membayar pajak hingga Rp55 triliun. Dana itu kita kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pengurangan biaya transportasi,” jelasnya.

Untuk itu, ia mendorong agar perluasan trayek, khususnya MikroTrans, segera direalisasikan guna mewujudkan pemerataan layanan transportasi publik.

“Angkutan umum adalah hak masyarakat,” pungkas Khoirudin.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...