Sabtu, Oktober 3, 2026

Gegara Bendera Parpol, Pasutri Lanjut Usia Kecelakaan di Flyover Mampang

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Viral video yang memperlihatkan pengendara motor pasangan suami istri (pasutri) mengalami kecelakaan di flyover Mampang, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Pasutri yang sudah lanjut usia itu dinarasikan kecelakaan gegara bendera partai politik (parpol).

Video kecelakaan pasangan kakek dan nenek tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @jktnewss.

“GARA-GARA BENDERA PARTAI HALANGI JALAN, PEMOTOR CELAKA DI FLYOVER MAMPANG,” tulis unggahan video, Rabu (17/1/2024)

Baca Juga :  Ledakan di Setiabudi Diduga Bom yang Terkubur, 1 Orang Pekerja Proyek Tewas

Dalam rekaman video, kakek dan nenek itu tampak mengalami luka-luka.

Tampak seorang pengendara ojek online sedang membantu seorang nenek yang terjatuh di jalanan.

Perekam video memperlihatkan puluhan bendera parpol terpasang berjejer di sepanjang pagar pembatas flyover.

Bendera dari berbagai parpol peserta Pemilu 2024 itu dipasang dengan tiang bambu dan diikat pada pagar pembatas flyover.

Para pengendara tampak menghentikan kendaraannya melihat kecelakaan tersebut.

Baca Juga :  Kronologi DPN Peradi Nyatakan Muscab dan Pemilihan Ketua DPC Jaksel Tidak Sah

Lalu lintas di flyover Kuningan terlihat macet imbas kecelakaan tersebut.

Kakek dan nenek tersebut selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit.

“Untuk unit enggak jadi ya, ini kasihan ibunya udah enggak tahan, kesakitan. Kita ambil mobil untuk dibawa ke UGD ya,” kata si perekam video.

Terkait hal ini, Camat Mampang Prapatan Ujang Harmawan mengaku sudah mendapat kabar adanya pengendara motor yang mengalami kecelakaan di flyover Mampang karena terhalang bendera parpol.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Resmikan Jembatan Antar Kampung: Saya Beri Nama JAK Pulpen

“Sudah monitor, kita sudah laporkan ke Panwas Kecamatan dan diteruskan ke Bawaslu tingkat kota untuk ditindaklanjuti ke lokasi,” kata Ujang

Ujang menyatakan pihaknya masih menunggu kabar dari Bawaslu dan Panwas jika diminta untuk mendampingi melakukan penertiban bendera parpol tersebut.

“Kalau perlu pendampingan kita siap. Kita masih menunggu kabar dari Panwas dan Bawaslu tingkat kota,” kata Ujang.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...