Kamis, Mei 21, 2026

Hapus Tato Gratis di Jakarta Selatan, Wali Kota: Semoga Jadi Jalan Hijrah

WIB

Aliansi.co,Jakarta-Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan kembali menggelar program hapus tato gratis bagi warga.

Kegiatan yang difasilitasi melalui Baznas Bazis Jakarta Selatan ini menjadi agenda rutin tahunan setiap bulan Ramadan.

Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar mengatakan, kuota yang disediakan pada pelaksanaan kali ini sebanyak 100 peserta.

Meski demikian, warga yang belum sempat mendaftar secara daring tetap diperbolehkan datang langsung selama kuota masih tersedia.

“Kalau datang langsung, on the spot, kita layani sampai sore sesuai dengan kuota yang ada,” kata Anwar saat meninjau kegiatan hapus tato gratis, Kamis (26/2/2025).

Anwar menjelaskan, pelayanan dilakukan secara bertahap sejak pagi agar peserta tidak menunggu terlalu lama.

Baca Juga :  Trafo Terbakar Tak Layak Pakai, Pemkot Jaksel Siapkan Pergeseran Anggaran

Pasalnya, proses penghapusan tato untuk satu orang diperkirakan memakan waktu sekitar 15 menit.

“Kalau kita serentak dari pagi, mereka kasihan. Menghapus tato satu orang bisa memakan waktu 15 menit,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anwar juga berdialog dengan sejumlah peserta mengenai alasan mereka membuat tato.

Dari hasil perbincangan tersebut, sebagian besar peserta mengaku membuat tato karena ikut-ikutan dan demi gaya semata, namun kini menyesal.

“Tadi saya tanya, kenapa ditato kan sakit? Mereka bilang karena ikut-ikutan saja, buat gaya-gayaan. Sekarang nyesal, Pak,” tuturnya.

Menurut Anwar, sejumlah peserta mengaku kurang percaya diri akibat tato yang dimiliki.

Baca Juga :  Viral Dua Anggota Satpol PP Dikeroyok Preman hingga Terjungkal, Tim Gabungan Polisi Turun Tangan

Mereka juga kerap mendapat stigma negatif di lingkungan sosial.

“Memang saat kumpul di masyarakat ada ganjalan, dianggap preman, brutal, dan sebagainya. Alhamdulillah sekarang mereka sadar,” kata dia.

Ia berharap program hapus tato gratis ini bisa menjadi ruang untuk perbaikan diri dan mendorong peningkatan kualitas keimanan peserta.

“Mudah-mudahan dengan hapus tato ini mereka dapat hidayah untuk meningkatkan keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga ini menjadi jalan hijrah bagi mereka,” ucap Anwar.

Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Selatan Ahmad Kahfi menjelaskan, target peserta pada kegiatan kali ini sebanyak 100 orang.

Baca Juga :  Banyak Peminat, Munjirin Dorong Baznas Bazis Jakarta Rutin Gelar Hapus Tato Gratis

Pihaknya juga mengakomodasi warga yang mengalami kendala saat mendaftar secara daring.

“Jika kuota utama telah terpenuhi, kami tetap akan mengupayakan tindakan bagi peserta di luar kuota tersebut,” tutur Kahfi.

Sebelum menjalani tindakan, peserta diwajibkan mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan, meliputi pengecekan tekanan darah, tes laboratorium darah, serta pemeriksaan sensitivitas kulit.

Kahfi menegaskan, penghapusan tato tidak dapat hilang seketika hanya dengan satu kali tindakan laser.

Sensitivitas kulit masing-masing peserta turut memengaruhi hasil yang diperoleh.

“Perlu dipahami bahwa penghapusan tato tidak dapat hilang seketika hanya dengan satu kali tindakan laser. Sensitivitas kulit sangat berpengaruh besar,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...