Sabtu, Oktober 17, 2026

Hasil Visum Bahar Smith Belum Jelas, Dokter Forensik Diperiksa Polisi

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Polisi memanggil dokter forensik yang melakukan visum terhadap Bahar bin Smith yang dilaporkan ditembak oleh orang tak dikenal di kawasan Kemang, Bogor pada Jumat (12/5) lalu.

Polisi ingin memastikan ada tidaknya penembakan terhadap Bahar Smith yang tertuang dalam visum.

Pemeriksaan dokter forensik guna mendalami penyebab pasti luka yang sempat diklaim Bahar Smith akibat ditembak oleh orang tidak dikenal.

“Dokter forensik yang melakukan pemeriksaan Visum et Repertum juga kami lakukan permintaan keterangan untuk menjelaskan apa yang tertuang dalam (hasil) visum tersebut,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin, kepada wartawan di Mabes Polri, kemarin (24/5/2023) malam.

Baca Juga :  Mahfud MD Tegaskan Akan Tindak Beking TPPO, Sekalipun Oknum Aparat Pemerintah

Selain dokter forensik, pihaknya memeriksa sejumlah saksi perihal laporan penembakan tersebut.

“Masih melakukan pemintaan keterangan terhadap beberapa saksi karena banyak yang masih konfirmasi,” tutur dia.

Atas hal tersebut, belum dapat disimpulkan apakah Bahar bin Smith menjadi korban penembakan atau bukan.

“Sedang kami lengkapi dengan fakta-fakta hukum yang ada, perbuatan hukum yang terjadi itu disesuaikan dengan fakta di dalam temuan-temuan yang diperoleh oleh penyelidik di dalam proses penyelidikan,” katanya.

Baca Juga :  Polisi Tangguhkan Penahanan Bahar Smith, Minta Maaf ke GP Ansor Lewat Video

“Nanti kami lihat setelah semuanya full, hasil temuan-temuannya seperti apa, nanti akan kami informasikan sesegera mungkin,” sambungnya.

Diketahui, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait laporan Habib Bahar bin Smith alias Bahar bin Smith yang mengaku ditembak di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor.

Olah TKP tersebut menindaklanjuti laporan Bahar Smith ke Polsek Kemang, dengan nomor LP/–/B/V/2023/SPKT/POLSEK KEMANG/POLRES BOGOR/POLDA JABAR.

Hasil pengecekan, polisi tidak menemukan dua alat bukti yang dibutuhkan penyidik dari lokasi TKP laporan Bahar Smith ditembak oleh orang tak dikenal.

Baca Juga :  Ke Bareskrim Acungkan Jempol, Panji Gumilang jadi Tersangka Penistaan Agama

Lokasi dugaan penembakan tersebut dilaporkan di sekitar Pusdiklat Dishub Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

“Tidak ditemukan bercak darah (di lokasi),” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi, Senin (15/5/2023).

“Bercak darah ada pada sorban,” sambungnya.

Tak hanya bercak darah, pihak kepolisian juga tidak menemukan bukti proyektil peluru di lokasi TKP.

“Tidak ada,” ujar Tompo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...