Kamis, April 16, 2026

Heboh Air Sumur di Gunung Sindur Bercampur BBM, Warga: Pertamax Gratis Euy

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Heboh di media sosial sebuah video yang memperlihatkan air sumur warga di Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berwarna biru.

Dari video yang diunggah akun Instagram @gunungsindurbogor, disebutkan bahwa air sumur telah tercampur bahan bakar minyak (BBM).

“Beberapa rumah warga yang di belakang pom bensin Nagrog Gunung Sindur (depan Pesantren DQ) airnya tercemar kandungan minyak yang gampang menyala bila terkena api,” tulis akun @gunungsindurbogor, dikutip Sabtu (9/9/2023).

Baca Juga :  Heboh Denny Indrayana Sebar Rumor Anies Segera jadi Tersangka

Dalam video, memperlihatkan seorang pria tengah mengambil air dari keran yang berada di dapur rumahnya.

Air tersebut tampak kebiruan.

Ia kemudian menampung air itu dengan gayung hingga penuh.

Pria tersebut pergi ke belakang rumah lalu mencelupkan kertas ke dalam gayung berisi air berwarna biru itu.

Pria itu kemudian menyalakan korek api ke arah kertas dan seketika api langsung membesar.

Kertas tersebut terbakar habis.

Baca Juga :  Diperiksa soal Kasus Korupsi Sistem Proteksi TKI, Cak Imin Ucapkan Terimakasih kepada KPK

Di akhir video memperlihatkan seorang ibu yang tengah menimba air dari dalam sumurnya.

Lalu warga tersebut menunjukkan air yang ditimbanya berisi air berwarna biru.

“Ini Pertamax, euy. Ini orangnya yang nyendok (nimba). Pertamax gratis euy,” ujar wanita tersebut.

Camat Gunung Sindur, Dace Hatomi, membenarkan kejadian tersebut.

Dace mengatakan, sejumlah warga sudah melaporkan kejadian tersebut.

Mereka adalah warga Kampung Nagrog RT 02, 03/05, Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur.

Baca Juga :  Heboh Video Tarik Tunai Rp 100 Ribu di ATM yang Keluar Rp 52 Ribu

“Iya laporan warga yang air sumurnya bercampur bahan bakar minyak,” ujar Dace saat dikonfirmasi.

Unggahan video tersebut mendapat beragam komentar dari masyarakat.

“Udah setahun ini, tapi ga ada solusinya, ” tulis Syaeful.

“Pertanda pertama bakal mulai gratis min, ” tulis Elfaqir.

“Warga ga minta loh ya. Tapi dibagi, ” tulis Febrigia.

“Wah mumpung masih tercemar tampung pake tong sebanyak2nya, ” tulis Rifqie.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...