Sabtu, Oktober 3, 2026

Heboh Petugas KRL Mesum, Goda Penumpang Wanita dengan Bisikan Sayang dan Bermain Mata 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Heboh pengakuan seorang wanita yang mengalami perbuatan tidak menyenangkan dari oknum petugas kereta rel listrik alias KRL.

Pengakuan pelecehan yang dilakukan oknum petugas KRL tersebut viral di media sosial Twitter.

Dalam unggahannya, pemilik akun Twitter @anissca menceritakan awal dirinya digoda saat naik rangkaian KRL di jalur Bekasi.

Setibanya di dalam kereta, dia berpapasan dengan seorang petugas yang disebut bernama Diray.

Dia mengaku oknum petugas tersebut membisikkan kata ‘sayang’ di telinganya.

Baca Juga :  "Pak Haji Gocap" Bikin PPKS Ngumpul di Jaksel, Sudin Sosial dan Satpol PP Siapkan Operasi

Setelahnya oknum petugas itu juga bermain mata dengannya.

“Saya mau laporin perbuatan tdk menyenangkan petugas di dlm kereta atas nm Diray. Saat saya br masuk ke dlm kereta, papasan dg ybs lalu dia ucapin ‘sayang’ di kuping saya & setelah bbrapa lama ybs kedipin mata ke sy Pdhl saya di gerbong perempuan,” tulis akun @anissca.

Dirinya heran sekaligus kecewa atas perbuatan mesum oknum petugas tersebut.

Padahal dirinya berpakaian sopan mengenakan kemeja dan celana panjang yang tertutup.

Baca Juga :  Aksi Kocak PJLP Warnai Festival HUT Kemerdekaan di Kantor Wali Kota Jaksel

“JUJUR KECEWA ADA PETUGAS SEPERTI INI. MAU BERANTAS PELECEHAN SEKSUAL, MALAH YG DIANGGAP BISA MEMBANTI MALAH MELAKUKAN HAL TSB,” tulisnya lagi.

Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan langsung merespon unggahan tersebut.

Dia mengatakan, pihaknya telah mengambil tindakan tegas terhadap terduga pelaku.

“Saat ini terduga pelaku yang berdasarkan berita beredar merupakan satu petugas kami, sudah diberhentikan,” ujar Leza.

Leza mengatakan, pihaknya setelah menerima laporan dari korban langsung memanggil pelaku untuk dimintai keterangan.

Baca Juga :  Gelar Gathering 2023, Wartawan Jakarta Selatan Santuni Anak Yatim

“Pada keterangannya terduga pelaku mengakui bahwa melakukan hal yang tidak menyenangkan kepada pengguna yang melaporkan kepada kami,” katanya.

Lebih lanjut, Leza memastikan pihaknya tetap berusaha untuk memberantas aksi pelecehan di dalam rangkaian KRL.

Dia pun meminta maaf atas kejadian ini.

“Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut. Merupakan komitmen kami KAI Commuter dalam melawan pelecehan seksual tanpa pandang siapa yang melakukan,” tutupnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...