Kamis, Juli 16, 2026

InaCO Dorong Kejaksaan Usut Pengadaan Mesin Jahit di Jakarta Selatan

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Lembaga Swadaya Masyarakat Indonesian Corruption Observer (InaCO) mendorong Kejaksaan untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan mesin jahit di lingkungan Suku Dinas (Sudin) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Proyek tersebut diduga bermasalah karena menggunakan spesifikasi produk yang tidak terdaftar secara resmi.

Ketua Umum InaCO, Order Gultom, mengungkapkan bahwa lembaganya telah melakukan penelusuran terhadap sejumlah proyek pengadaan mesin jahit di lima wilayah DKI Jakarta.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah proyek pengadaan mesin jahit Singer Type M1255 pada tahun anggaran 2024 di Sudin UMKM Jakarta Selatan dengan nilai sekitar Rp3,5 miliar.

“Kami telah mengonfirmasi langsung ke Singer Indonesia melalui WhatsApp. Dari jawaban yang kami terima, tidak ada mesin jahit Type M1255. Yang tersedia adalah Type M1155, M1505, dan M3305,” ujar Order Gultom dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/11/2025).

Baca Juga :  Asah Literasi Anak, Jaksel Gelar Lomba Menggambar hingga Pidato Selama Dua Hari

Berdasarkan hasil penelusuran InaCO melalui data Bigbox LKPP dan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), proyek tersebut dilaksanakan oleh Sudin UMKM Jakarta Selatan melalui penyedia katalog PT Selaras Cipta Sempurna (SCS).

Pengadaan ini diperuntukkan bagi dua program, yaitu WUIB Fashion dan WUIB Craft, masing-masing melibatkan 40 unit mesin jahit untuk 10 kegiatan, dengan total 800 unit mesin jahit Singer M1255.

Namun, pengakuan dari pihak distributor resmi Singer Indonesia yang menyatakan bahwa tipe M1255 tidak pernah ada, menimbulkan dugaan kuat adanya barang fiktif dalam proyek tersebut.

Baca Juga :  Kantor Kecamatan Kebayoran Baru Mulai Dibangun, Wali Kota Jaksel Letakkan Batu Pertama

“Ini bukan sekadar kesalahan spesifikasi, tapi bisa mengarah pada dugaan korupsi pengadaan barang fiktif. Karena itu kami mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan dan BPK, segera mengusut proyek ini,” tegas Order.

Apresiasi Langkah Kejaksaan 

Sebelumnya, tim penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Timur telah melakukan penggeledahan di Kantor Sudin UMKM Jakarta Timur terkait kasus serupa.

Order Gultom menyambut baik langkah tersebut dan berharap penegakan hukum diperluas ke wilayah lain.

“Secara khusus kami apresiasi pengusutan kasus ini. Namun alangkah baiknya kejaksaan di lima wilayah juga melakukan pengusutan terhadap kasus tersebut. Beberapa wilayah sudah kami laporkan, termasuk pengadaan di Jakarta Selatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Temui Ormas yang Sebar Surat Minta THR ke Perusahaan, Ini Hasilnya

Order menjelaskan bahwa dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan mesin jahit di DKI Jakarta telah terjadi sejak tahun anggaran 2022 hingga 2024.

Karena itu, pihaknya menilai perlu ada koordinasi antar-kejaksaan wilayah agar pengungkapan kasus menjadi komprehensif.

Order memastikan, InaCO telah melaporkan temuan dugaan penyimpangan ini kepada Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Ia juga menegaskan komitmen lembaganya untuk membantu aparat hukum dengan bukti yang telah dikumpulkan.

“Negara tidak boleh dirugikan karena pengadaan barang yang tidak jelas eksistensinya. Uang rakyat harus dipertanggungjawabkan secara transparan. Kami siap menyerahkan seluruh data pendukung yang kami miliki,” pungkas Order Gultom

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...