Kamis, April 16, 2026

Koper Dijebol dan Ponsel Hilang, Viral Petugas Batik Air Diamuk Penumpang

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Viral di media sosial petugas maskapai Batik Air diamuk penumpang.

Wanita itu tampak berdebat dengan petugas wanita maskapai yang disebut sebagai manajer.

Narasi di video wanita itu mengaku koper kliennya dijebol dan ponselnya pun hilang.

Video yang diunggah oleh akun Tiktok @deskhi itu sudah ditonton lebih dari 19 ribu kali.

Menurut keterangan dalam video itu, bahwa wanita tersebut komplain karena koper kliennya dijebol, koper diacak-acak dan ponselnya hiang.

Setelah komplain karena kehilangan handphone dan kopernya dijebol, pihak Batik Air menjanjikan akan mengganti pada tanggal (14/3/2023).

Baca Juga :  Usai Dibacok, Mantan Ketua KY Jaja Ahmad Jayus Meninggal Dunia

Akan tetapi setelah ditunggu, tidak ada kelanjutannya lagi sampai tanggal (15/4).

Dalam narasi tersebut, mereka mengaku sudah dua kali dibohongi oleh pihak Batik Air.

“Naik BATIK AIR Internasional, handphone dan koper dijebol dan barang hilang. Dijanjikan akan diganti tanggal 14 april 2023 oleh orang yang mengaku manager Batik Air, tapi kami dibohongi tidak ada penggantian sampai 15 April 2023, jadi sudah 2 kali kami dibohongi oleh pihak Batik air, pertama pak Haris pegawai Batik Air juga,” tulis keterangan di video.

Baca Juga :  Penyelidikan Laporan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dihentikan Polri, Ada Apa?

Wanita yang memakai dress hitam itu lalu menanyakan langkah apa yang akan diambil oleh pihak manajemen.

Sedangkan petugas mengatakan akan mengeluarkan surat asuransi.

Namun saat ditanya kapan, petugas tidak tahu kapan surat itu bisa keluar.

Perekam video itu pun lantas merasa heran dengan jawaban wanita yang disebut-sebut sebagai manajer.

“Nih kehilangan kita kehilangan di Batik Air, jadi tanggung jawabnya apa, asuransi berapa lama,” pria ucap perekam video.

Baca Juga :  Jokowi Tak Setuju Kenaikan UKT, Nadiem: Saya Mengajukan Beberapa Pendekatan

“Itu nggak tahu prosesnya,” ucap wanita yang diduga manajer di Batik Air.

“Jadi kamu manajer jawabnya begitu, manajer lho,” lanjut perekam video lagi.

Lebih lanjut, wanita yang diduga manajer itu mengatakan akan menginvestigasi kasus ini terlebih dulu.

Perekam video menyebut bahwa koper yang dijebol adalah milik kliennya yang merupakan Warga Negara Amerika.

 

“Ini klien saya, Warga Negara Amerika, kopernya dijebol sama apa, di Batik Air. Mbaknya bilang bukan kesalahan Batik Air,” ucap perekam video.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...